PKL Mulai Berjualan di Pinggir Jogging Track Alun-alun Pancasila, Dikeluhkan Pengunjung
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 28 Okt 2024
- visibility 1.485
- comment 0 komentar

Para PKL menggelar dagangan di pinggir jogging track Alun-alun Pancasila. (Foto: Istimewa)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Para pedagang kaki lima (PKL) mulai terlihat memadati area Alun-alun Pancasila Kebumen. Area di pinggir jogging track dimanfaatkan oleh para PKL untuk mangkal berjualan, seperti tampak pada Minggu, 27 Oktober 2024.
Satpol Polisi Pamong Praja Kebumen sebenarnya telah memberikan imbuan kepada PKL agar tidak lagi berjualan di Alun-alun. Sebab nantinya PKL ditempatkan dalam satu tempat yakni di Kapal Mendoan.
Para pengunjung pun sepakat jika para PKL ditata dan dirapikan untuk berjualan di satu area, seperti di Kapal Mendoan. Sebab, jika PKL dibiarkan berjualan bebas di kawasan alun-alun, maka akan terlihat kumuh, kurang estetik, serta mengganggu pengunjung lainnya.
“Ini menurut saya pribadi, ya. Sejak awal kan konsepnya sudah jelas, PKL ditempatkan dalam satu selter di Kapal Mendoan. Jadi ya menurut saya, ya bagusnya dijadikan satu, jangan nyebar-nyebar, kelihatannya jadi semrawut, kumuh,” ujar Roni pemuda asal Bonorowo, Minggu 27 Oktober 2024.
Baca Juga: Mulai Direnovasi, Alun-alun Kebumen Nantinya Menjadi Alun-alun Pancasila
Dia berharap PKL bisa mentaati peraturan. Kapal Mendoan kata dia, memang sudah didesain untuk menampung para PKL. Maka sudah seharusnya PKL bisa ditempatkan di sana.
“Percuma sudah dibangun bagus, tapi tidak ditempati. Memang lebih baik dijadikan satu,” ucapnya.
Hal yang sama disampaikan oleh pengunjung lain, Dian Lukiana asal Desa Sawangan, Kecamatan Alian. Ia merasa lebih cocok jika PKL ditata tidak memadati area alun-alun. Menurutnya selain terlihat kotor, juga menganggu penggunjung.
“Sayang udah dibangun bagus-bagus, tapi masih terlihat semrawut. Harusnya jadiin satu aja sih. Kalau banyak gini kan mengganggu, apalagi kaya di area olahraga ini, kita jadi merasa nggak nyaman. Terlalu banyak pedagang,” jelasnya.
Ia berharap, pemerintah memberikan solusi yang tepat agar semua bisa ditata dengan baik. Karena bagaimana pun para PKL juga butuh berjualan untuk mencari rezeki.
“Itu kan saya lihat di Kapal Mendoan masih banyak yang kosong, saya kira bisa ditempatkan di sana,” jelasnya.







Saat ini belum ada komentar