Pengerukan Sedimentasi Sungai Karanganyar Kurangi Potensi Banjir
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 10 Apr 2022
- visibility 1.437
- comment 0 komentar

Proses pengerukan sedimentasi Sungai Karanganyar. (Foto: Padmo)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Guna mengurangi potensi banjir di wilayah Kecamatan Karanganyar, pengerukan sedimentasi terus dilakukan di sepanjang Sungai Karanganyar.
Pengerukan yang prakarsai oleh Anggota DPRD Kebumen Suprijanto atau yang karib disapa Dodi bersama Sedulur Karanganyar itu kali ini dilakukan di wilayah Kelurahan Karanganyar.
Seperti terlihat, Sabtu 9 April 2022, pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO).
Pengerukan dilakukan di sebelah utara jembatan Sungai Karanganyar. Tampak sungai menyempit akibat endapan sedimen yang memenuhi.
Sedimentasi Sangat Parah

Alat berat mengeduk sedimen sungai. (Foto: Padmo)
Lebar sungai sekitar 15 meter separuhnya telah terisi dengan tanah. Tidak heran hujan deras, sungai tersebut tidak bisa menampung aliran air sehingga melimpas ke permukiman warga.
“Sedimentasi sudah terlalu tebal, ada sekitar 8 meter yang sudah terisi tanah,” ujar Anggota DPRD Kebumen Suprijanto didampingi pengusaha sesepuh Sedulur Karanganyar Sugeng Budiawan bersama Santoso Budiawan di sela-sela meninjau pelaksanaan pengerukan sedimen.
Baca Juga: Sat Set Antisipasi Banjir Susulan, Tanggul Darurat Sungai Karanganyar Mulai Dikerjakan
Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa pengerukan sedimen rencananya akan dilakukan di sepanjang 500 meter. Mulai dari Jembatan Karanganyar sampai dengan wilayah Kauman RW II.
“Pengerukan ini memerupakan kelanjutan dari pelaksanaan bulan bulan lalu yang dilaksanakan di wilayah Desa Karangkemiri,” imbuh Dodi.
Aliran Air Lancar

Proses pengerukan sedimentasi Sungai Karanganyar. (Foto: Padmo)
Sungai yang menyempit akibat endapan sedimen kembali terlihat lebar setelah material dikeduk dan dinaikkan ke bibir sungai. Dodi berharap setelah dinormalisasi saat ada limpahan air, aliran sungai kembali lancar.
Sudi Purwanto (62) RT 02 RW 04 Kelurahan Karanganyar menyebutkan, selama ini saat terjadi hujan deras aliran sungai sering limpas ke permukiman. Seperti terjadi pada bulan Maret luapan air sungai menggenangi permukiman warga.
“Kami berharap setelah normalisasi sungai tersebut, wilayah Karanganyar tidak lagi menjadi langganan banjir karena aliran sungai menjadi lancar,” ujarnya menyebutkan terakhir kali normalisasi sungai dilakukan era awal kepemimpinan Rustriningsih.







Saat ini belum ada komentar