Pengamat Puji Kinerja Ahmad Luthfi: Visioner dan Pro Rakyat dari Pendidikan hingga Kelestarian Lingkungan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 30 Jun 2025
- visibility 458
- comment 0 komentar

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengunjungi sekolah. (Foto: Humas Jateng)
JAKARTA (KebumenUpdate.com) – Program dan kinerja Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendapatkan apresiasi dari analis politik dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung. Ia memuji kepemimpinan Ahmad Luthfi karena dalam kurun waktu singkat telah memperlihatkan perubahan positif di berbagai sektor.
Dari 136 program yang dijanjikan pada masa kampanye, sebanyak 38 program atau 28% di antaranya telah terlaksana. Selain itu, sebanyak 73 program atau 54% telah dianggarkan pada 2025.
“Kami melihat keberpihakan dan komitmen nyata Gubernur Ahmad Luthfi, dalam memperkuat pembangunan daerah, sumber daya manusia dan meningkatkan pertumbuham ekonomi. Selain itu inovasi daerah, mengentaskan kemiskinan, pengangguran, membuka lapangan pekerjaan, lestarikan lingkungan, mendukung makan bergizi gratis dan memperkuat ketahanan pangan,” kata Nasky dalam siaran persnya, Minggu 29 Juni 2025.
Nasky juga menyampaikan beberapa sorotan utama yang mendukung keberhasilan pemerintahan Gubernur Ahmad Lutfhi. Di antaranya yakni, di sektor pendidikan, kesejahteraan, dan penyelamatan pesisir.
Sejumlah Program Kerja Sudah Terlaksana
Adapun sejumlah program yang telah terlaksana antara lain; program dokter spesialis keliling (Speling), kemitraan dengan SMA/SMK swasta untuk pendidikan gratis, pengembalian status Bandara Ahmad Yani dan Adi Soemarmo sebagai bandara internasional, program desalinasi, Pesantren Obah, penurunan tarif BRT Trans Jateng menjadi Rp 1.000, pembentukan koperasi buruh, Kartu Zilenial, Kecamatan Berdaya, pembentukan forum kolaboratif dengan berbagai lembaga, dan lainnya.
“Hal ini memberikan harapan bagi generasi muda untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah dan bangsa. Pemerintah menunjukkan keberpihakan kepada kelompok marginal melalui kebijakan pro-rakyat, seperti pemberian beasiswa, bantuan sosial, dan dukungan terhadap petani, buruh serta pelaku UMKM,” ungkapnya.
Pemprov Jateng tahun ini memberikan beasiswa kepada 1.100 anak putus sekolah atau rentan putus sekolah. Mereka terbagi di jenjang SMA, SMK, dan SLB. Setiap anak memperoleh dana Rp 2 juta. Total anggaran yang telah dikucurkan sebesar Rp 2,2 miliar.
Selain itu, Pemprov Jateng memberikan beasiswa kepada 15.000 siswa dari keluarga miskin. Rinciannya yakni 6.000 siswa SMA, 7.000 siswa SMK, dan 2.000 siswa SLB. Total anggarannya mencapai Rp 15 miliar untuk kebutuhan personal setiap peserta didik.
“Langkah responsif dan visioner Gubernur Ahmad Lutfhi selaras dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto, untuk mengentaskan kemiskinan dan memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu,” ungkap alumnus Indef School of Political Economy Jakarta ini.
Ajak Elemen Masyarakat Dukung Program Gubernur Jateng
Adapun di sektor lingkungan, Nasky menyebutkan, program Selamatkan Pesisir Jateng inisiatif gerakan menanam dan merawat 12 juta pohon di lahan mangrove selama 2025-2029.
“Gerakan menanam dan merawat mangrove adalah cara sederhana untuk menyelamatkan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Ini bentuk kesadaran yang dilakukan oleh elemen masyarakat dan pemerintah untuk menyelamatkan masa depan lingkungan,” tuturnya.
Oleh sebab itu, Nasky mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dan mendukung program-program mulia Gubernur Jateng agar dalam menjalankan programnya bisa tepat sasaran untuk rakyat.
“Kami mengajak seluruh elemen mahasiswa, pemuda, buruh, dan elemen masyarakat, agar ikut berpartisipasi aktif bersinergi dan bergotong royong untuk kemajuan Jawa Tengah,” ungkapnya.






