Pembangunan Telan Dana Rp 2,42 Miliar, Embung Giritirto Rusak Sebelum Difungsikan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 23 Agu 2023
- visibility 2.407
- comment 0 komentar

Kondisi Embung Giritirto, Karanggayam. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
Meskipun ada dugaan bahwa kerusakan ini terjadi akibat faktor alam, Bupati tetap memerintahkan kepada Inspektorat melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Saya telah menginstruksikan Inspektorat Daerah untuk melakukan pemeriksaan mendalam. Tim inspeksi sudah melakukan survei lokasi, dan pemeriksaan akan segera dilakukan,” ujar Arif Sugiyanto.
Proyek Terbengkalai Karena Kontraktor Pertama Tidak Sanggup
Bupati mengakui bahwa saat awal pembangunan, situasinya tampak baik. “Saya juga hadir saat serah terima proyek. Embung telah terisi air dan infrastrukturnya tampak baik,” kata Arif Sugiyanto.
Joni Hernawan, Kepala Dinas PUPR Kebumen, menjelaskan bahwa proyek pembangunan Embung Giritirto pertama kali dimulai pada tahun 2018, tetapi terhenti karena kontraktor merasa tidak mampu melanjutkannya.
Baca Juga: Kowara Gelar Senam Sehat di Embung Tanggul Asih Desa Tugu
Karena kontraktor tidak mampu melanjutkan, proyek terpaksa dihentikan. Karena kontraktor tersebut kurang kredibel, sehingga tidak ada pembayaran yang dilakukan karena proyek tidak dapat dilanjutkan.
Anggota DPRD Bambang Sutrisno Usulkan Kajian Ulang
Pada tahun 2019, rencana pembangunan kembali dimulai untuk Embung Giritirto, lalu dianggarkan pada tahun 2020, dan pembangunannya dilaksanakan pada tahun 2021 dengan anggaran APBD sebesar Rp 2,5 miliar. Adapun nilai kontrak Rp 2,42 miliar.
“Kontraktor ini berbeda dari yang menggarap proyek pada tahun 2018,” ujar Joni.









Saat ini belum ada komentar