PCNU Kebumen Akan Kembangkan Kegiatan Rukyatul Hilal dengan Memperkuat Aspek Edukatif dan Ilmiah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 18 Feb 2026
- visibility 573
- comment 0 komentar

Dr Imam Satibi mencoba melihat hilal menggunakan telekskop. (Foto: Istimewa)
Konsep Baru: Edukatif dan Kolaboratif
Ke depan, PCNU Kebumen akan mengembangkan konsep rukyatul hilal yang lebih edukatif dan atraktif tanpa meninggalkan substansi ilmiahnya. Beberapa konsep yang dirancang antara lain:
- Tim observasi profesional yang mengoperasikan teleskop di atas menara.
- Majelis ilmu atau talkshow falak dan astronomi di area bawah menara.
- Siaran langsung pengamatan ufuk barat.
- Pameran peralatan teleskop dan edukasi astronomi.
- Kolaborasi dengan komunitas pecinta astronomi di Kebumen.
- Pelibatan sekolah dan madrasah, khususnya yang memiliki tim olimpiade astronomi.
PCNU Kebumen juga memandang perlu pembentukan komunitas astronomi atau falakiyah tingkat kabupaten sebagai wadah kolaborasi berkelanjutan. Makin tahu Indonesia
“Saya optimistis potensi itu ada. Sekolah-sekolah dan madrasah memiliki generasi muda yang sangat potensial untuk diajak berkolaborasi,” kata Imam Satibi.
Multi Efek: Edukasi hingga Wisata Ilmiah
PCNU Kebumen berharap kegiatan rukyatul hilal ke depan memberikan dampak multi efek, mulai dari efek edukatif, spiritual, sosial, hingga potensi wisata ilmiah.
Menurut Imam Satibi, rukyatul hilal bukan sekadar budaya organisasi, melainkan bagian dari tradisi ilmiah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Dengan pengemasan yang tepat, kegiatan tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang dinanti masyarakat serta mendorong tumbuhnya gaya hidup umat Islam yang mencintai ilmu pengetahuan dan gemar mentadabburi ayat-ayat kauniyah.









Saat ini belum ada komentar