Pahami Kebhinekaan, Ratusan Pelajar SMAN 2 Kebumen Sambangi Kelenteng Kong Hwie Kiong
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 31 Jul 2023
- visibility 2.182
- comment 0 komentar

Para pelajar SMAN 2 Kebumen mengunjungi Kelenteng Kong Hwie Kiong. (Foto: Padmo)
Selain ke kelenteng, imbuh Alfons, para pelajar SMA Negeri 2 Kebumen juga mengunjungi beberapa tempat ibadah lainnya seperti gereja. Tujuannya memahami keanekaragaman umat beragama di Indonesia, sehingga kita selaku siswa menjadi paham bahwa kita itu berbeda tapi tetap satu.
“Harapan kami bisa memberi edukasi kepada siswa supaya siswa mengerti perbedaan itu ada di sekitar kita dan bukan menjadi suatu perbedaan tapi perbedaan itu menjadi satu walaupun berbeda,” ujar Alfons.
Pahami Kebhinekaan Wujudkan Persatuan

Para pelajar SMAN 2 Kebumen mengunjungi Kelenteng Kong Hwie Kiong. (Foto: Padmo)
Ketua Yayasan Kelenteng Kong Hwie Kiong Henki Halim mengaku senang atas kehadiran para pelajar dari SMA Negeri 2 Kebumen yang jumlahnya hampir 400 siswa. Kunjungan tersebut memecahkan rekor karena selama ini belum ada kunjungan yang jumlahnya mencapai 400 orang.
Pihaknya sangat terbuka menerima kedatangan siapa saja yang ingin berkunjung ke kelenteng. Beberapa instansi pendidikan yang sudah berkunjung antara lain Pondok Pesantren Al Falah Somalangu hingga SMAN Pejagoan. Selain dari Kebumen, kunjungan juga datang dari luar Kabupaten Kebumen.
Baca Juga: Usai Sembahyang Rebutan, Kelenteng Kong Hwie Kiong Bagikan 4,5 Ton Beras
“Semakin orang memahami perbedaan akan memunculkan rasa toleransi. Karena meskipun berbeda-beda namun tetap satu jua. Maka terwujud persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandas Henki Halim.
Sejumlah pelajar tampak senang karena memiliki pengalaman mengunjungi tempat ibadah umat yang berbeda keyakinan. Dengan demikian mereka dapat memahami keberagamaan agama dan budaya di Indonesia.
“Sudah semestinya meskipun berbeda-beda setiap warga negara ini bisa hidup rukun berdampingan,” ujar salah satu siswa memberikan testimoni.









Saat ini belum ada komentar