MPKU Perkuat Jejaring Rumah Sakit Muhammadiyah di Barlingmascakeb
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Kam, 30 Jun 2022
- visibility 2.387
- comment 0 komentar

Ketua MPKU PP Muhammadiyah Dr Mohammad Agus Samsudin MM menyampaikan arahan. (Foto: Istimewa)
Belajar dari Covid-19, imbuhnya, menjadi tidak efisien jika semua rumah sakit merawat pasien Covid-19. Mesti ada sebuah pusat yang bisa diandalkan sehingga rumah sakit yang lain bisa beroperasi seperti biasa. Tetapi rumah sakit besar yang memiliki fasilitas ini bisa menghandel jumlah orang yang sakit terkena wabah.
BACA JUGA: Gedung Farmasi Terpadu RSUD dr Soedirman Senilai Rp 2,6 Miliar Diresmikan
“Misalnya ada wabah diare. Jika semua terima akan repot. Tetapi jika dipusatkan penanganan lebih efektif, akan mempercepat proses penyembuhan pasien. Di klinik melakukan diagnosis, jika tidak mampu merawat klinik harus merujuk ke rumah sakit yang lebih besar,” ujarnya seraya menyebutkan hal itu perlu kerjasama antar rumah sakit.
Dalam pertemuan itu juga dilakukan monitoring dan evaluasi pelayanan ICU Covid-19. Dalam evaluasi yang dilakukan pasien Covid banyak yang meninggal saat berada di ruang ICU. Untuk itu, penanganan khusus itu menjadi pembelajaran yang perlu ditularkan ke rumah sakit lain.
“Sehingga jika terjadi hal serupa kita sudah siap,” ujarnya.
Perkuat Jaringan Rumah Sakit dan Klinik

Peserta regional meeting foto bersama. (Foto: Istimewa)
Direktur Utama Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong, dokter Muhammad Miftahuddin menambahkan, regional meeting ini bertujuan untuk konsolidasi memperkuat semua rumah sakit dan klinik Muhammadiyah Aisyiyah agar saling membantu.







Saat ini belum ada komentar