Sendratari Kolosal ‘The Tales of Karangbolong’ Siap Hibur Warga Kebumen di Malam Pergantian Tahun
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- visibility 525
- comment 0 komentar

Seleksi Sendratari Swardana Kabumian: The Tales of Karangbolong. (Foto: Oki)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemkab Kebumen akan menyuguhkan pertunjukan kolosal Sendratari Swardana Kabumian: The Tales of Karangbolong pada malam pergantian tahun, 31 Desember mendatang.
Pertunjukan ini tidak hanya bertujuan menghibur masyarakat, tetapi juga memberi ruang ekspresi dan wadah kreativitas bagi pelaku seni, khususnya para penari muda di Kebumen.
Persiapan event ini sudah dimulai dengan pelaksanaan seleksi penari yang berlangsung di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Senin 8 Desember 2025.
Tim seleksi yang dipimpin oleh dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, dengan didampingi oleh tim Bravery Dancer (peraih 1st Golden Buzzer Indonesia’s Got Talent 2023) menyatakan antusiasme peserta sangat tinggi.
“Hari ini kami melaksanakan seleksi untuk Sendratari Swardana Kabumian the Tales of Karangbolong. Yang membanggakan, banyak ratusan pelajar se-Kabupaten Kebumen, ada lebih dari 350 peserta. Semuanya sangat berbakat,” ungkap dr. Faiz.
Ia menambahkan rasa bangganya terhadap komitmen talenta muda Kebumen untuk turut serta dalam pertunjukan ini.
Pada seleksi hari pertama, telah terpilih 60 penari dari total kebutuhan 100 penari. Proses seleksi masih akan berlangsung selama dua hari ke depan.
Setelah seluruh penari terpilih, mereka akan menjalani latihan intensif selama 10 hari sebelum tampil pada 31 Desember 2025.
Kolaborasi dengan Bravery Dancer
Bravery Dancer sendiri bukan sosok asing bagi panggung seni Kebumen. Tim yang turut menjadi tim seleksi ini merupakan pencipta tari Swardana Kabumian yang sebelumnya telah ditampilkan pada pembukaan Kebumen Fest.
“Tentunya kami senang sekali bisa berkolaborasi kembali dengan Bravery Dancer, dan tidak sabar untuk menyaksikan penampilan terbaik pelajar Kebumen,” lanjut Reza yang merupakan anggota Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah.
Pengembangan Seni Budaya di Era Bupati Lilis Nuryani
Digelarnya sendratari kolosal pada malam puncak tahun baru ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memajukan sektor seni dan budaya.
Sejak era kepemimpinan Bupati Lilis Nuryani, pertunjukan seni budaya telah menjadi agenda rutin dan mendapatkan panggung utama, terutama melalui event Car Free Night (CFN) yang konsisten diadakan.
CFN yang digelar di Alun-alun Pancasila Kebumen tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga etalase bagi berbagai komunitas dan sanggar seni untuk menampilkan karyanya, mulai dari tari tradisional, musik kontemporer, hingga teater.
Kebijakan ini secara signifikan telah meningkatkan ruang kreatif, menggairahkan aktivitas ekonomi kreatif lokal, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kebumen kepada masyarakat luas. Makin Tahu Indonesia









Saat ini belum ada komentar