Melalui “Police Goes to School”, Polres Kebumen Berupaya Berantas Bullying

Lalu sepeda motor yang digunakan oleh murid juga harus mencerminkan seorang pelajar dengan tidak memasang knalpot brong atau memodifikasi kendaraannya yang masuk kategori melanggar hukum.

“Kecelakaan lalu-lintas selalu diawali oleh pelanggaran hukum. Maka dari itu, hindari pelanggaran. Adik-adik di hadapan saya ini adalah generasi penerus bangsa,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

Tinggalkan Kegiatan Negatif

Tidak lupa Kapolres menekankan agar para murid tidak terlibat tawuran antar pelajar, melakukan pergaulan bebas, serta kegiatan negatif lainnya yang masuk kategori kenakalan remaja.

Dihubungi terpisah, Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto menjelaskan bahwa selain di SMA Negeri 1 Kebumen, jajaran Polres Kebumen juga menjadi pembina upacara di beberapa sekolah lainnya.

“Total ada 31 sekolahan yang dikunjungi oleh Polres Kebumen kaitannya sosialisasi anti bullying. Kita berharap, di Kebumen tak ada kasus bullying. Sehingga pelajar kita lebih semangat meraih cita-cita,” tandas AKP Heru.

Pos terkait