Breaking News
light_mode
Beranda » News » Lima Tradisi Unik Masyarakat Kebumen Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Lima Tradisi Unik Masyarakat Kebumen Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
  • visibility 10.983
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

Sebagai puncak acara gebyag cah angon, warga bersama-sama melakukan besem atau bakar gubuk. Tradisi yang sudah berlangsung turun temurun itu sebagai simbol agar para pemilik ternak dijauhkan dari sengkala. Pesta para peternak itu dimeriahkan dengan berbagai hiburan kesenian tradisional seperti eblek, panjat pinang, ketoprak. Saat ini, hiburan tahun ini ditambah dengan organ tunggal dengan menghadirkan penyanyi.

Tradisi ini menjadi doa meminta berkah bagi warga pesisir selatan. Sekaligus menunjukkan masih tingginya semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat urut sewu.

  1. Tradisi Tenongan di Desa Kalibangkang
Maulid Nabi

Tradisi tenongan di Desa Kalibangkang. (Foto: Dok. SM)

Warga Desa Kalibangkang, Kecamatan Ayah, Kebumen memiliki tradisi unik untuk memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW. Tradisi yang disebut “tenongan” itu, setiap keluarga membawa dua tenong besar ke balai desa.

Satu tenong berisi berbagai makanan berupa nasi beserta lauk pauknya seperti, masakan daging kerbau, ingkung ayam kampung, ikan hingga sayur dan buah-buahan. Sedangkan tenong satunya berisi beraneka jajanan pasar.

Terlepas dari banyaknya jumlah makanan yang dibawa, namun ada satu persamaan dari sekitar 1.600 tenong yang dibawa oleh sekitar 800 warga ke balai desa. Yakni setiap tenong pasti terdapat masakan daging kerbau. Daging tersebut merupakan hasil pembagian dari seekor kerbau yang disembelih sehari sebelumnya.

Warga membawa tenong dari rumah dengan memikulnya. Terkecuali mereka yang tinggal di dusun yang jauh, membawanya secara rombongan dengan mobil. Uniknya, mereka yang mengikuti tradisi tenongan adalah para laki-laki dewasa menjadi kepala keluarga. Tidak terlihat perempuan atau anak kecil dalam tradisi tersebut.

Sesampai di balai desa, tenong-tenong yang dibawa diletakkan berjajar dan dibuka tutupnya. Selanjutnya dipimpin oleh sesepuh desa setempat dilaksanakan kenduren atau doa bersama. Setelah kenduren selesai, makanan dalam tenong tidak dimakan bersama melaikan dibawa pulang kembali. Sebelumnya, sebagian warga saling tukar isi tenong dengan warga yang lainnya.

Meskipun tidak ada kepercayaan khusus dalam penyembelihan kerbau, warga masih melestarikan tradisi itu. Oleh warga penyembelihan kerbau semata-mata sebagai wujud rasa kebersamaan dan gotong royong sesama warga satu desa.

Adapun kerbau yang disembelih merupakan hasil iuran. Kemudian daging kerbau tersebut dibagikan kembali kembali kepada seluruh warga Desa Kalibangkang. Setelah dibagi rata setiap keluarga memperoleh bagian yang sudah ditentukan.

Meskipun bagian tidak banyak, namun masyarakat merasakan kepuasan tersendiri, karena rasa keadilan dan kebersamaan jelas terlihat dan mereka rasakan sendiri. Biasanya, sebelum tenongan, pada malam harinya warga menggelar sholawatan di masjid dan mushola. Selain itu untuk memeriahkan acara juga digelar kesenian tradisional jamjaneng untuk mengiringi pembacaan sholawatan.

  1.  Ngalap Berkah Pembacaan Kitab Al Barzanji  Jam’iyyah Thoriqoh Syadziliyyah
Maulid Nabi

Jamaah Thoriqoh Syadziliyyah menghadiri pembacaan kitab Al Barzanji. (Foto: Dok. SM)

Setiap bulan Rabiul Awal  puluhan ribu anggota Jam’iyyah Thoriqoh Syadziliyyah dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri Haflah Maulidurrosul SAW di Pondok Pesantren Al Falah, Somolangu Wetan, Desa Sumberadi, Kebumen. Bahkan sebagian jamaah dari luar daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera bahkan sudah datang jauh hari sebelumnya dengan menginap di rumah warga.

Puncak acara haflah ditandai dengan pembacaan kitab Al Barzanji oleh Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah. Jamaah yang meluber hingga di jalan dan rumah warga khusyuk mengikuti bacaan sholawat.

Yang unik dalam peringatan maulid Nabi di pesantren ini adalah sebagian jamaah mengumpulkan barang berharga miliknya, utamanya alat pertanian, pertukangan dan peralatan bekerja lainya. Barang yang disebut sebagai Azimah itu untuk didoakan agar memperoleh barokah dari pembacaan kitab Al Barzanji.  Ada yang membawa benih padi, beras, cangkul, bahkan gergaji mesin.

Mereka berharap barang milik mereka bisa mendapatkan barokah dari doa puluhan ribu jamaah yang hadir. Barang itu akan disimpan sampai tahun depan lagi dalam acara yang sama.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus DPP PKS Rofik Hananto SE menyerahkan surat rekomendasi kepada H Arif Sugiyanto. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    PKS Dukung Arif-Rista di Pilbup Kebumen, Ini Alasannya

    • calendar_month Ming, 23 Agu 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.568
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kebumen menggelar deklarasi dukungan terhadap pasangan H Arif Sugiyanto SH dan Hj Ristawati Purwaningsih SSt MM sebagai calon bupati dan wakil bupati pada Pilbup 2020. Deklarasi dukungan digelar di Ruang Jatijajar Hotel dan Restoran Candisari Karanganyar, Kebumen, Sabtu 22 Agustus 2020. Deklarasi dihadiri oleh […]

  • Sanggar Greget

    Sanggar Greget Bawa Pesona Jawa Tengah ke World Expo 2025 Osaka

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.146
    • 0Komentar

    BOYOLALI (KebumenUpdate.com) – Sanggar Greget Semarang menjadi salah satu perwakilan Indonesia yang memeriahkan World Expo 2025 di Osaka, Jepang, pada 7–8 Oktober 2025. Dipimpin oleh Yoyok Bambang Priyambodo, kelompok seni ini mengusung misi diplomasi budaya untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui seni pertunjukan tradisional. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi atas keikutsertaan seniman Jawa Tengah […]

  • DPRD Kebumen Setujui Penarikan Raperda Bangunan Gedung, Ini Alasannya

    DPRD Kebumen Setujui Penarikan Raperda Bangunan Gedung, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 8 Jun 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.189
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – DPRD Kabupaten Kebumen menyetujui penarikan kembali Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 26 tahun 2012 Tentang Bangunan Gedung. Penarikan Raperda oleh Bupati Kebumen dilakukan dalam rapat paripurna dengan agenda khusu penarikan kembali Raperda Kebumen, Senin, 6 Juni 2022. Selanjutnya pihak eksekutif akan menyampaikan Raperda dengan format Perda yang baru untuk dibahas bersama […]

  • Polisi saat melakukan olah TKP. (Foto: Istimewa)

    Pria Gantung Diri di Rowokele; Warga Tamanwinangun Meninggal di Ruang Shalat

    • calendar_month Rab, 29 Jul 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.580
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Desa Sukomulyo Kecamatan Rowokele Kebumen yang biasanya sepi, mendadak geger setelah salah satu warganya SP (52) ditemukan meninggal dunia dengan posisi menggantung pada seutas tali plastik di belakang rumahnya. Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wib, Senin […]

  • Bedah Rumah Sedulur Kebumen

    Bangunkan Rumah Dulsomad, Sedulur Kebumen Serahkan Bantuan Rp 24 Juta

    • calendar_month Sab, 22 Jul 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 10.923
    • 0Komentar

    Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH MH mengapresiasi atas apa yang dilakukan oleh komunitas Sedulur Kebumen yang dimotori oleh pengusaha Sugeng Budiawan. Bantuan tersebut merupakan bentuk kerjasama dengan berbagai pihak. “Saya atas nama Bupati Kebumen mengucapkan terima kasih kepada teman-teman Sedulur Kebumen yang tetap giat untuk menyatukan seluruh komponen di Kebumen dalam rangka bedah rumah. […]

  • Datangi Benteng Van Der Wijck Gombong, Tim Visitasi Beri Masukan untuk BP Geopark Kebumen

    Datangi Benteng Van Der Wijck Gombong, Tim Visitasi Beri Masukan untuk BP Geopark Kebumen

    • calendar_month Sel, 7 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.500
    • 0Komentar

    Dari kunjungan hari pertama, Sigit menilai para asesor (pre assessment) dari KNGI maupun ESDM cukup puas meskipun masih harus dielaborasi atau diperkaya lagi oleh teman-teman pengelola lokal. “Orangnya sudah ada, keterlibatan juga ada, kita merasa on the right track,” lanjutnya. Baca juga: Menuju UGGp, Bupati Minta Promosi dan Sosialisasi Geopark Kebumen Digencarkan Adapun di hari kedua, […]

expand_less