Update
light_mode
Beranda » News » KKP Jamin Pembangunan Shrimp Estate di Pesisir Selatan Kebumen Tak Cemari Lingkungan

KKP Jamin Pembangunan Shrimp Estate di Pesisir Selatan Kebumen Tak Cemari Lingkungan

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Selasa, 26 Okt 2021
  • visibility 2.816
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu adalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Apa yang diberikan negara untuk masyarakat juga harus ada pengembalian untuk negara yang kemudian akan dikembalikan lagi untuk pembangunan masyarakat. Selanjutnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil pembangunan tambak udang.

Serap Tenaga Kerja Lokal  dan Berikan Multiplier effec

Adapun untuk pengoperasian shrimp estate di Kebumen, KKP berkomitmen untuk memanfaatkan tenaga kerja lokal yang jumlahnya mencapai ratusan orang. Hanya tenaga kerja yang memiliki kemampuan spesifik yang didatangkan dari luar. Multiplier effect kegiatan itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Untuk itu masyarakat tidak perlu akan hanya jadi penonton tetapi menjadi tuan rumahnya sendiri.

“Bupati maupun wakil bupati bisa mengkritisi saya, jika suatu hari melenceng dari komitmen yang kami sampaikan,” ujarnya.

Baca Juga: KKP Tindaklanjuti Rencana Pembangunan “Shrimp Estate” di Pesisir Selatan Kebumen

Pembangunan shrimp estate seluas 100 hektare di Kecamatan Klirong dan Petanahan. Akhir 2021 akan dilaksanakan groundbreaking alias peletakan batu pertamanya. Sedangkan awal tahun 2022 mulai pembangunan dan akhir 2022 sudah bisa ujicoba.

“Jika rencana ini lancar, 2023 kita akan bisa produksi dan semoga bisa mendekati target 40 ton per hektare persiklus,” ujarnya.

Shrimp Estate Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan PAD
Tambak Udang

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan sambutan. (Foto: M Bahrudin)

Sebelumnya, Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH optimistis bahwa pembangunan shrimp estate akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menambah pendapatan asli daerah. Selama ini dengan tambak tradisional produksi hanya 5-7 ton per hektare per siklus.

“Dari hasil studi banding di kawasan tambak udang modern, produksinya bisa mencapai 35-38 ton per hektare. Jadi kami optimistis dengan shrimp estate target produksi udang 40 ton per hektare per siklus bisa tercapai,” ujarnya.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relawan PMI Kebumen Beserta Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    Relawan PMI Kebumen Beserta Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.178
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen bersama tim gabungan lakukan penyemprotan disinfektan disejumlah titik menjelang Idul Adha 1443 H pada Kamis, 7 Juli 2022. Kegiatan diawali apel di halaman Polres Kebumen yang diikuti tim gabungan lain yang berasal dari unsur Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, BPBD Kebumen, dan anggota Polres […]

  • Polsek Buluspesantren

    Pelajar Tak Kenakan Masker, Ini yang Dilakukan Polsek Buluspesantren

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.721
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dimulai setelah Kebumen memasuki PPKM Level 3. Sejumlah murid mulai terlihat di ruas jalan berangkat sekolah. Meski telah diperbolehkan PTM, semua wajib menerapkan Prokes selama kegiatan belajar di sekolah. Pasalnya, masih ada pelajar yang tidak mengenakan masker. Polsek Buluspesantren membagikan masker kepada para pelajar yang akan berangkat […]

  • Sunscreen

    Tips Memilih Sunscreen yang Tepat untuk Iklim Tropis

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 865
    • 0Komentar

    CUACA panas dan lembap seperti di Indonesia menuntut kita lebih selektif dalam memilih sunscreen. Produk yang cocok di negara subtropis belum tentu nyaman dipakai di iklim tropis. Nah, biar kulitmu tetap terlindungi dan nyaman, ini dia tips  dari Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Ilath Maluku pafiilath.org memilih sunscreen yang pas! 1. Pilih SPF dan PA […]

  • Kampung Lukulo Cafe & Resto

    Kampung Lukulo Café & Resto, Hidden Gem Kuliner Terbaru di Tengah Kota Kebumen

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 23.639
    • 0Komentar

    Di tengah hari yang panas, tempat ini menyuguhkan suasana yang teduh dengan semilir angin dari rumpun bambu di tepian Sungai Lukulo. Meski berada di tengah perkotaan, pemandangan di sekitar café juga cukup alami layaknya di pedesaan yang masih asri. Laksana jauh dari hingar bingar duniawi. Jalan Menuju Kampung Lukulo Café & Resto Oh, ya. Untuk […]

  • Haedar Nashir

    Haedar Nashir dan Abdul Mu’ti Pimpin Kembali PP Muhammadiyah 2022-2027

    • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.930
    • 0Komentar

    Dia menekankan karakter kepemimpinan kolektif Muhammadiyah. “Kami yang 13 ini mengemban amanah ini kolektif kolegial dan tersistem sebagaimana karakter kepemimpinan Muhammadiyah. Saya selaku ketua umum sebagai ketua umum hanya sejengkal di depankan seinchi ditinggikan. Tetapi prinsip kepemimpinan adalah kepemimpinan kolektif kolegial,” terang Haedar Nashir. Secara Khusus Sampaikan Empat Hal Secara khusus, Haedar Nashir menyampaikan empat […]

  • Ahmad Luthfi

    Luthfi Dinobatkan sebagai Kepala Daerah Inspiratif

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.197
    • 0Komentar

    “Kita harus menjadikan masyarakat sebagai mitra. Dengar kebutuhan mereka, pahami arahnya, dan jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Sinergi Program Pusat hingga Desa Jadi Kekuatan Jateng Luthfi menjelaskan bahwa kekuatan utama Jawa Tengah terletak pada kemampuan mengintegrasikan program dari tingkat nasional hingga desa. Ia menyebut model integrasi ini sebagai “brand karakter kebersamaan.” “Kami menarik Asta […]

expand_less