KKP Jamin Pembangunan Shrimp Estate di Pesisir Selatan Kebumen Tak Cemari Lingkungan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 26 Okt 2021
- visibility 2.657
- comment 0 komentar

Penerima bantuan dari KKP foto bersama dengan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen. (Foto: M Bahrudin)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin pembangunan kawasan budidaya udang berbasis teknologi perikanan modern akan menerapkan teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan. KKP juga menganggarkan penghijauan sekitar sepadan pantai yang akan dibangun shrimp estate, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir pembangunan ini akan merusak lingkungan.
“Kita akan buat yang tidak mencemari lingkungan dan eye catching, enak dilihat dan sedap dipandang mata. Kita akan menjaga ketat, jika tidak ada garansi bahwa ini akan ramah lingkungan Pak Menteri pun tidak akan mengizinkan untuk dilakukan pembangunan,” ujar Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan Ditjen Perikanan Budidaya KKP Tinggal Hermawan SPi MSi saat Peluncuran Ekonom Biru, Laut Sehat, Indonesa Sejahtera dan Peringatan HUT ke-22 KKP di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Selasa 26 Oktober 2021.
Baca Juga: Bupati Kebumen Teken MoU, Bangun Shrimp Estate
Acara dihadiri oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH, Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM, jajaran Forkopimda Kebumen. Dalam kegiatan juga dilaksanakan tele converence dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono yang mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Belitung Timur.
Tujuan Pembangunan Tambak Udang Berbasis Kawasan

Wabup Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih secara simbolis menyerahkan bantuan dari KKP. (Foto: Padmo)
Tinggal Hermawan menambahkan, bahwa tujuan pembangunan tambak udang berbasis kawasan ini adalah kesejahteraan masyarakat pembudidaya di Kebumen. Pada tahap awal pihaknya akan mengawal dengan ketat, sehingga target produksi 40 ton per hektare per siklus itu bisa tercapai.
“Tadinya kita berpikir apakah langsung diserahkan. Nanti takutnya mangkrak sehingga kami sebagai penanggungjawab harus memastikan program ini berjalan lancar. Masyarakat bisa belajar membudidaya, harapannya setelah membudidaya memiliki modal bisa mengembangkan di tempat lain,” ujarnya.








Saat ini belum ada komentar