Relawan PMI Kebumen Beserta Tim Gabungan Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 8 Jul 2022
- visibility 1.030
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kebumen bersama tim gabungan lakukan penyemprotan disinfektan disejumlah titik menjelang Idul Adha 1443 H pada Kamis, 7 Juli 2022.
Kegiatan diawali apel di halaman Polres Kebumen yang diikuti tim gabungan lain yang berasal dari unsur Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, BPBD Kebumen, dan anggota Polres Kebumen. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat permohonan Polres Kebumen.

Relawan PMI Kebumen semprotkan cairan disinfektan. (Foto: istimewa)
Menurut keterangan Kepala Markas PMI Kebumen Muhammad Muslim Mustofa, pihaknya menugaskan beberapa relawan diantaranya Ircham DK, Dadang Saeful, Irawan, dan Luthfi Riyanto beserta alat spraying dan seragam hazmat.
“Setelah saya menerima surat edaran dari Kapolres, maka kami bergerak cepat mengirimkan beberapa relawan yang siap siaga untuk tugas kemanusiaan. Terlebih ini mendasar terhadap penyemprotan virus PMK. Tidak lupa pastinya dibekali dengan safet, baik alat maupun seragam yang dipakai untuk menyemprot,” ujar Muslim Mustofa.
Baca juga: PMI Kebumen Gelar Pelatihan Manajemen Posko Dan Pusat Data Informasi
Untuk kali ini, penyemprotan menyasar di Pasar Hewan Argopeni (Wonosari), Rumah Potong Hewan Kalirejo, kandang sapi milik H. Samsud Desa Kalirejo dan kandang sapi milik H.Yanto.
Sementara itu Kapolres Kebumen, AKBP Burhanuddin, mengatakan penyemprotan disinfektan dilakukan sebelum Idul Adha 1443 H ini dengan mendasar adanya virus PMK yang menyerang hewan ruminansia agar hewan qurban dipastikan sehat untuk dikonsumsi.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semua tim gabungan baik dari PMI, BPBD, Maupun Distapang yang sudah hadir. Bahwa pada siang hingga sore nanti kita akan melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan. Ini kaitannya menjelang Idul Adha dengan adanya virus yang menyerang mulut dan kaki hewan ruminansia secara masif,” ujar AKBP Burhanuddin.








Saat ini belum ada komentar