Harga Pertalite Naik Jadi Rp 10.000 Per Liter, Ini Alasan Pemerintah
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 3 Sep 2022
- visibility 2.161
- comment 0 komentar

Antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU. (Foto: Istimewa)
“Saya sebetulnya ingin harga BBM dalam negeri tetap terjangaku dengan memberikan subsidi dari APBN. Tetapi anggaran subsidi dan kompensasi tahun 2022 telah meingkat tiga kali lipat. Yakni dari Rp 152,5 triliun menjadi Rp 502,24 triliun,” terang Jokowi di Istana Negara, seperti dikutip oleh cnbcdonesia.com.
Anggaran Subsidi Membengkak
Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, jika tidak ada kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar, anggaran subsidi dan kompensasi energi akan kembali membengkak sebesar Rp 198 triliun.
Saat ini anggaran subsidi dan kompensasi energi untuk 2022 dipatok sebesar Rp 502,4 triliun. Angka itu sudah membengkak Rp 349,9 triliun dari anggaran semula sebesar Rp 152,1 triliun guna menahan kenaikan harga energi di masyarakat.
Baca Juga: Imbas Penyesuaian Harga BBM, Ketua RMI NU Kebumen Ajak Masyarakat Tetap Tenang








Saat ini belum ada komentar