Monitor Pilkades, Wabup Kebumen Kendarai Motor Trail
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 25 Jun 2019
- visibility 2.454
- comment 0 komentar

Wabup Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengendari motor trail saat monitoring Pilkades. (Foto: Aim-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate) – Pelaksanaan Pilkades di 346 desa yang tersebar di 26 kecamatan di Kebumen, Selasa (25/6) berjalan lancar. Secara umum tidak ada gejolak yang berarti mewarnai pesta demokrasi untuk memilih memimpin desa enam tahun ke depan.
Pelaksanaan Pilkades dimonitor langsung oleh jajaran Forkopimda Kebumen. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Wakil Bupati H Arif Sugiyanto, dan Sekda Achmad Ujang Sugiyono memimpin monitoring di lokasi yang berbeda.
Bupati melakukan monitoring di sejumlah desa di Kecamatan Gombong, Sempor dan Buayan. Sedangkan Wabup yang menggunakan sepeda motor trail melakukan monitoring di Kecamatan Pejagoan, Klirong dan Sruweng. Adapun Sekda melakukan monitoring di Kecamatan Ayah dan Rowokele.
Baca Juga: Hari Ini, 1.014 Calon Bertarung di Pilkades Kebumen
Wabup dengan mengendarai KLX 150 blusukan mulai dari Desa Jemur, Kebagoran, Peniron, naik ke Desa Watulawang, Prigi, Pengaringan, Aditirto, Kebulusan dan Kedawung. Kemudian di Kecamatan Sruweng kunjungan dilakukan Desa Giwangretno serta Kecamatan Klirong di Desa Bumiharjo, Dorowati dan Podoluhur.
Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menjelaskan dari hasil monitoring, pelaksanaan Pilkades berjalan lancar.
“Dari tiga kecamatan yang ia pantau ada sedikit riak di Desa Prigi namun sudah bisa atasi,” ujar Arif Sugiyanto berharap para Pilkades Kebumen menghasilkan pemimpin desa yang amanah.
Baca Juga: Lansia Meninggal Dunia Saat “Nyoblos” Bersama Istrinya
Disinggung mengenai menggunakan trail, Arif Sugiyanto yang merupakan mantan anggota Polri itu menjelaskan dia sengaja mengendarai sepeda motor karena sebagian daerah yang dimonitor berada di pegunungan dengan medan yang cukup terjal.
“Ini untuk memudahkan pergerakan dari satu tempat ke tempat yang lain sehingga lebih efektif,” ujar Arif Sugiyanto. (thr/ndo)







Saat ini belum ada komentar