Era Pendidikan 4.0, Kepala Sekolah Harus Inovatif dan Visioner
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 16 Sep 2019
- visibility 2.814
- comment 0 komentar

Rektor IAINU Kebumen Dr H Imam Satibi saat menjadi pemateri diklat. (Foto: Istimewa-Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepala sekolah saat ini memiliki peranan strategis dalam peningkatan mutu satuan pendidikan. Berdasarkan Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, jabatan kepala sekolah bukan lagi tugas tambahan melainkan sebagai tugas pokok yakni memimpin dan mengelola satuan pendidikan.
Kepala sekolah menjadi pilar utama yang menentukan maju dan mundurnya satuan pendidikan. Oleh sebab itu kepala sekolah didorong untuk inovatif, visioner dan update terhadap perkembangan teknologi dan informasi di era digitalisasi 4.0.
“Dengan adanya peralihan ini kepala sekolah harus dibekali penguatan pada kompetensi manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi,” ujar Rektor IAINU Kebumen Dr H Imam Satibi saat menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah Jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2019, Senin (16/9/2019).
Baca Juga: Teknologi Informasi Jadi Panglima Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi
Diklat hasil kerjasama Lembaga Penyelenggara Diklat (LPD) IAINU Kebumen, Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu berlangsung sejak 9 September 2019 di Hotel Mexolie dan Meotel Dafam dan diikuti 200 peserta.
Era digitalisasi memunculkan tantangan baru, karena era ini memberikan konsekuensi hilangnya sekian banyak pekerjaan. Selain tidak mampu bersaing, juga sebagian sudah digantikan mesin dan komputer. Namun di sisi lain, era ini juga melahirkan pekerjaan-pekerjaan baru yang banyak bersentuhan dengan dunia digital.
Kondisi ini juga sangat berdampak pada dunia pendidikan. Sekolah-sekolah yang mengotimalkan TIK dalam layanan pendidikan dan pembelajaran akan menjadikan mereka sekolah unggul dan berkualitas.
Baca Juga: Dies Natalis ke-15, Unindra Ingin Jadi Excellence City University
Demi kemajuan dan kelancaran proses pembelajaran, para tenaga pendidik wajib memiliki kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sebuah keniscayaan bagi seorang tenaga pendidik dan kepala sekolah untuk memiliki kemampuan mengimplementasikan teknologi informasi di dunia pendidikan.
“Kesiapan guru dan tenaga kependidikan dalam memanfaatkan TIK harus dioptimalkan,” katanya.
Pada bagian lain, Imam Satibi berpesan kepada tenaga pendidik dan kepala sekolah agar peka terhadap perkembangan paham-paham radikalisme. Dengan demikian, peserta didiknya tidak terjerumus dalam paham yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Untuk mencegah paham radikalisme masuk sekolah, anak harus dididik dengan memperkuat literasi keilmuan, membangkitkan semangat membaca dan memberi pemahaman tentang arti nasionalisme,” tutup Imam Satibi. (ndo)







Saat ini belum ada komentar