Ekonomi Jateng Tumbuh 5,28 Persen, Ahmad Luthfi Dorong Kolaborasi dan Investasi Lebih Luas
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 5 Agu 2025
- visibility 1.993
- comment 0 komentar

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat memberikan sambutan pada rapat paripurna. (Foto: Humas Jateng)
Sektor utama yang berperan besar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jateng seperti Industri Pengolahan tumbuh 4,47 persen, Perdagangan dan Reparasi Kendaraan 4,56 persen, Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 1,14 persen, serta Konstruksi mencatat pertumbuhan tinggi hingga 8,90 persen.
UMKM Jadi Andalan, Perlu Perhatian Serius
Gubernur juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menyebut, ada sekitar 4,2 juta pelaku UMKM di Jawa Tengah yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.
“UMKM perlu didampingi agar naik kelas. Pemerintah daerah harus aktif memberi ruang, pendampingan, dan akses ke pasar. Kita tidak bisa hanya mengandalkan investasi besar saja,” kata Luthfi.
Di sisi lain, sektor Jasa Perusahaan mencatat pertumbuhan 7,95 persen, Pendidikan 7,33 persen, serta Transportasi dan Pergudangan 7,29 persen. Gubernur menegaskan masih banyak potensi ekonomi yang bisa digali di Jawa Tengah, terutama di sektor padat karya.
“Industri kita cenderung padat karya dan itu jadi kekuatan. Sekarang tinggal bagaimana kita bisa mengoptimalkan peluang yang ada agar pertumbuhan ekonomi terus berlanjut dan merata,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar