Bupati Minta Tak Ada Panic Buying, Cadangan Beras di Kebumen Tembus 10.567 Ton
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Jum, 6 Mar 2026
- visibility 646
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani memastikan cadangan beras bagi masyarakat dalam kondisi aman selama Ramadan dan menjelang Idulfitri. Hal tersebut ditegaskan usai melakukan peninjauan langsung di Gudang BULOG Selang, Kebumen, Jumat 6 Maret 2026.
Peninjauan ini merupakan langkah lanjut setelah Bupati membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman parkir Pendopo Kabumian.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, beserta asisten Sekda dan pimpinan OPD terkait.
“Insyaallah stoknya mencukupi sampai setelah Lebaran,” ujar Bupati Lilis Nuryani.
Pernyataan ini turut dikonfirmasi oleh Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Magelang, M Ihsan Suraadilaga yang ikut mendampingi di lokasi.
Berdasarkan data terbaru, stok di Gudang BULOG Kebumen saat ini mencapai 10.567.821 kg (10,5 ribu ton). Selain stok reguler, tersedia pula beras SPHP sebanyak 184.935 kg dan beras bantuan pangan sebesar 219.670 kg.
Untuk memperkuat cadangan nasional, penyerapan gabah kering panen mencapai 11.100 ton. Saat ini, Kebumen memiliki dua unit gudang BULOG dan direncanakan akan bertambah hingga 4-5 unit ke depannya.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Maino Dwi Hartono, menambahkan bahwa secara nasional stok beras pemerintah berada di angka 1,7 juta ton.
“Jumlah ini sangat mencukupi untuk kebutuhan puasa, Lebaran, bahkan hingga akhir tahun, apalagi saat ini kita sudah memasuki masa panen raya,” jelasnya.
Selain memastikan ketersediaan stok, pemerintah berkomitmen melindungi kesejahteraan petani melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Saat ini, HPP ditetapkan sebesar Rp6.500 per kg untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp5.500 per kg untuk jagung.
Dengan cadangan pangan yang melimpah, Bupati Lilis Nuryani mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir maupun melakukan panic buying. Masyarakat diharapkan tetap berbelanja dengan bijak agar stabilitas harga dan pasokan di pasar tetap terjaga selama momen suci Ramadan dan perayaan Idul Fitri. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar