Tiga Pelajar SMA Muhammadiyah Gombong Juarai Kompetisi Tingkat ASEAN, Ini yang Mereka Ciptakan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 15 Jan 2023
- visibility 5.797
- comment 0 komentar

Tiga siswa SMA Muhammadiyah Gombong juara III Kompetisi Tingkat ASEAN. (Foto: Istimewa)
Cara kerja SORCHA cukup sederhana yaitu dengan mengubah energi surya menjadi listrik lalu dialirkan melalui transmitter ke receiver. Alat ini secara otomatis dapat mengisi daya pada mobil listrik meskipun dalam kondisi berjalan.
“SORCHA sebagai pengisi daya bagi mobil listrik diharapkan dapat menjadi solusi masalah kekurangan sumber energi di masa mendatang,” lanjut Tsaqif.
Ide brilian ini muncul saat kompetisi sebelumnya yaitu Kompetisi Nasional Pertamina Foundation Sains. Pada kompetisi ini, Tsaqif dan tim menciptakan inovasi yang secara resmi diberi nama Solar Powered Electric Vehicle (SPECTRE).
SPECTRE yang merupakan mobil listrik bertenaga surya yang sukses bersaing dengan kurang lebih 300 universitas di Indonesia. Sebagai peserta termuda, Tsaqif, dan tim membawa SPECTRE sampai babak 10 besar.
Tak hanya itu, SPECTRE juga berhasil diakui sebagai Advance Technology dan menyabet medali emas dalam Young Innovator Competition yang diadakan oleh Universitas Ahmad Dahlan (UAD) bersama tiga tim inovator lain.
Mengesampingkan Waktu Bermain untuk Menyelesaikan Projek
Sesuai tagline Kelas International yaitu The Best Never Rest, Tsaqif dan tim proses mencapai babak final hingga menjadi juara mereka lalui dengan tidak mudah.
Analisis permasalahan, pendalaman materi, proses penciptaan inovasi, hingga penulisan paper dan presentasi ialah lika-liku yang dilaluinya.
“Kita lakukan secara serius agar mimpi kita dapat tercapai. Mengesampingkan waktu bermain untuk menyelesaikan projek kami ini. Alhamdulillah terwujud berhasil juara III,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar