Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun, Pemkab Kebumen Gencarkan Akses Pendidikan Usia Dini
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 51
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat akses dan kualitas pendidikan anak usia dini melalui percepatan implementasi wajib belajar 1 tahun prasekolah.
Kebijakan ini merupakan bagian dari program nasional wajib belajar 13 tahun—yang mencakup 1 tahun prasekolah, 9 tahun pendidikan dasar, dan 3 tahun pendidikan menengah—sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap kebijakan tersebut, Pemkab Kebumen menyelenggarakan Gebyar PAUD 2026 pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip positif dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mendukung pencanangan wajib belajar yang digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Gebyar PAUD tahun ini bertujuan memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak-anak untuk bermain dan berekspresi.
Melalui acara ini, pemerintah juga ingin menyampaikan pemahaman kepada masyarakat bahwa aktivitas bermain adalah bagian esensial dari proses belajar untuk membentuk anak yang mandiri, percaya diri, dan bertanggung jawab.
Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh m 546 anak PAUD (mencakup kategori gebyar TK, PAUD nonformal, serta anak berkebutuhan khusus).
Berbagai perlombaan seru digelar untuk memeriahkan suasana, seperti estafet memindah huruf, estafet bendera, dan pengelompokan warna. Setiap anak peserta juga mendapatkan fasilitas berupa tas dan alat sekolah.
Pesan Hangat Bupati Kebumen
Membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi kepada para guru pendamping dan orang tua, khususnya para ibu yang dengan sabar dan tulus membersamai tumbuh kembang anak-anak.
“Melalui kesempatan ini, saya berpesan kepada para guru PAUD dan orang tua untuk mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran dan keteladanan. Pada usia emas ini, yang terpenting bukanlah seberapa banyak yang mereka hafal, tetapi bagaimana mereka tumbuh menjadi anak yang percaya diri, senang belajar, dan memiliki akhlak yang baik,” ujar Bupati Lilis.
Bupati juga mengingatkan agar para orang tua senantiasa mendengarkan keluhan buah hati, menjadikan rumah sebagai ruang yang penuh kasih sayang, serta menikmati setiap tahap tumbuh kembang anak yang memiliki keunikan dan waktunya masing-masing.
“Mari kita bergembira, nikmati setiap kegiatannya, tampilkan yang terbaik, bermain dengan teman-teman, dan terus berani mencoba. Kalian adalah masa depan Kebumen,” tambahnya.
Acara pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati Kebumen yang dilanjutkan dengan penyerahan peralatan sekolah secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Usai membuka acara, Bupati Lilis Nuryani berkesempatan meninjau langsung jalannya berbagai perlombaan yang diikuti dengan penuh keceriaan oleh anak-anak. **Makin Tahu Indonesia














Saat ini belum ada komentar