Lagi, Kebakaran Lahan Seluas 5,7 Hektare Hanguskan Wilayah Buayan dan Karangsambung
- account_circle Hari Satria
- calendar_month 47 menit yang lalu
- visibility 47
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) — Kasus kebakaran lahan kembali berulang di wilayah Kabupaten Kebumen. Dalam satu hari, Senin 5 Oktober 2026, dua peristiwa kebakaran lahan melanda Kecamatan Buayan dan Kecamatan Karangsambung dengan total luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 5,7 hektare.
Peristiwa pertama terpantau di kawasan Tanah Kemakmuran Cipta Mulya, Desa Jladri, Kecamatan Buayan, sekitar pukul 10.30 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui oleh perangkat Desa Jladri, Yozar Ansorudin Malik, yang segera bersama warga mengecek lokasi dan meminta bantuan aparat.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui keterangannya, Selasa 6 Oktober 2026, menyatakan bahwa personel Polsek Buayan bersama Koramil 20 Buayan, perangkat desa, dan warga langsung berjibaku memadamkan api. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektare tersebut.
Belum berselang lama, kebakaran susulan kembali terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Kali ini, si jago merah melahap kawasan hutan dan lereng berbatu di petak 20i, Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung.
Kebakaran kedua ini dilaporkan oleh KRPH Karangsambung, Ma’ruf H. Mendapat laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Karangsambung, Koramil Karangsambung, Perhutani, dan masyarakat langsung bergerak cepat menuju lokasi.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB,” ujar AKBP Putu. Akibat kejadian ini, lahan seluas sekitar 3,7 hektare yang terdiri atas kawasan Perhutani dan lahan milik warga ikut terbakar.
Menyusul rentetan kejadian berulang ini, Polres Kebumen dan polsek jajaran semakin menggencarkan patroli pemantauan lahan guna mengantisipasi potensi kebakaran susulan.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi vegetasi yang kering, serta segera melapor jika menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secara cepat sebelum meluas. **Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar