Dispermades Gandeng UPB untuk Kembangkan Kawasan Perdesaaan

  • Whatsapp
Kawasan Perdesaan
Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) P3A Kebumen menjalin kerjasama dengan Universitas Putra Bangsa (UPB) dalam penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP). Kegiatan dikemas dalam dalam Focus Group Discussion (FGD) RPKP Kebumen di Aula Ronggowarsito UPB, Kamis, 17 Juni 2021.

FGD menghadirkan lima narasumber yakni Dr Harini Abrilia Setyawati SE MSI, Dr Irfan Helmi SE MM, Dr Sulis Riptiono SE MM, Dani Rizana MPd MM, Arya Samudra Mahardhika SE MSc Ak CA dan juga Nur Khasanah SE MM MSi.

Bacaan Lainnya
1. Kebumen Kembangkan Lima Kawasan Perdesaan
Kawasan Perdesaan
Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan. (Foto: Istimewa)

Kepala Lembaga Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UPB Dr Harini Abrilia Setyawati menjelaskan dari tim penyusunan RPKP di Kebumen memiliki lima kawasan yang akan dikembangkan. Yakni kawasan anyaman pandan, sapi Peranakan Ongole (PO), Pesisir Menganti, kawasan gula semut dan juga kawasan batik. Ini nantinya akan dikelola oleh BUMDesma dengan didampingi oleh Dispermades P3A Kebumen.

“Dalam RPKP ini nantinya akan dibuat rencana strategis (Renstra) untuk kawasan tersebut dalam lima tahun ke depan. Nanti akan dibahas tentang rencana strategis dalam lima tahun ke depan untuk BUMDesma,” ujar Dr Harini Abrilia Setyawati.

2. Kawasan Terdapat di 22 Desa Tujuh Kecamatan
Kawasan Perdesaan
Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan. (Foto: Istimewa)

Kepala Seksi Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Dispermades P3A Kebumen Yasinta Swasti Mahargyani SMn menjelaskan kawasan tersebut terdapat di 22 desa di tujuh kecamatan yang tersebar utamanya di wilayah Kebumen barat.

“Ketika mengembangkan suatu kawasan tidak hanya satu sektor saja, akan tetapi berbagai instansi juga harus terlibat di dalamnya,” ujar Yasinta.

Dalam penyusunan RPKP ini, imbuh dia, Dispermades bekerjasama dengan Universitas Putra Bangsa yang memiliki program pengabdian masyarakat yang sejalan dengan program pemberdayaan masyarakat. Utamanya pada pengembangan kawasan pedesaan dan akan terus berlanjut sampai dengan tahun tahun berikutnya. Utamanya dalam bentuk pendampingan kawasan pedesaan.

3. Pemkab Beri Kesempatan Kawasan Lain untuk Berkembang
Kawasan Perdesaan
Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan. (Foto: Istimewa)

Saat ini Pemkab Kebumen masih membuka kesempatan kawasan-kawasan lain untuk berkembang. Namun ada beberapa prosedur yang harus dicukupi oleh kecamatan agar kawasan tersebut bisa ditetapkan. Sebelumnya lima kawasan ini sudah ditetapkan melalui SK Bupati yang ditindaklanjuti dalam penyusunan RPKP. Sedangkan adanya kawasan baru yang memungkinkan untuk dibangun, dapat mengusulkan proposal kepada Bupati.

Ke depan Pemkab Kebumen akan terus konsen terhadap potensi potensi lokal di kawasan tersebut. Dimana terdapat dua desa ataupun lebih yang bekerjasama untuk mengelola potensi untuk dikembangkan bersama dan letak geografis wilayahnya juga berdekatan.

“Semoga pengembangannya bisa lebih masif dan terencana. Harapannya semua kawasan sesuai dengan temannya dapat berkembang lebih, utamanya dalam meningkatkan kapasitas produksi dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (smn)

Pos terkait