Pembalap Luar Negeri Puji KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro, Ini Alasannya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 6 Jul 2025
- visibility 1.487
- comment 0 komentar

Para pembalap di event KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro. (Foto: Humas Jateng)
KENDAL (KebumenUpdate.com) – Event motocross bertajuk KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 di Kabupaten Kendal mendapatkan pengakuan dan pujian dari pembalap luar negeri. Pembalap asal Iran, Darius menilai bahwa event tahun ini sangat bagus. Bahkan pembalap yang sudah tiga kali datang ke Indonesia itu merasa suasana event sudah seperti kejuaraan dunia.
“It’s great. Sekarang seperti kejuaraan dunia. Semua bagus dan saya juga mendapat dukungan di balapan ini. Saya berharap di masa depan bisa mengikuti World Championship Series,” kata Darius di Sirkuit Kuari Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Minggu, 6 Juli 2025.
Koordinator Panitia, Lau Aguan, menyebutkan ada sekitar 8.000-an orang ikut serta dalam event yang digelar selama tiga hari itu. Sekitar 1.500 pembalap dari 19 negara untuk 9 kategori perlombaan maupun dari kru, penonton, dan UMKM.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang hadir bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali sangat antusias menyaksikan partai final kelas Enduro yang dipertandingkan pada hari terakhir, Minggu sore. Ia bangga karena event itu juga mendapat dukungan Angkatan Laut RI. Apalagi kegiatan tersebut telah mampu menjadi event internasional yang mendatangkan peserta dari luar negeri.
“Ini tidak hanya kegiatan otomotif, tetapi juga dalam rangka menjual wilayah. Pergerakan pertumbuhan ekonomi seperti UMKM dan hotel sangat bagus, bahkan rumah penduduk juga dijadikan tempat menginap pembalap nasional dan internasional. Kalau perlu kita adakan rutin kegiatan seperti ini,” katanya.
Memacu Prestasi Atlet Motocross Daerah dan Nasional
Menurut KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan event ini sangat bagus karena dapat memacu prestasi atlet-atlet motocross daerah dan nasional. Kehadiran pembalap liar negeri juga menambah gengsi dari event tersebut sehingga dapat berjalan meriah.
“Mudah-mudahan bisa digelar tahunan. Mungkin kotanya pindah-pindah, tidak hanya di Kendal saja. Dulu saya pernah buat juga di Medan,” katanya.







Saat ini belum ada komentar