Bijak Bermedia Sosial, Beberapa Hal yang Harus Dihindari
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 14 Des 2019
- visibility 2.969
- comment 0 komentar

Narasumber Dian Puspia Dewi menyampaikan paparan. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Apakah benarkah informasi yang kita terima dari media sosial? Bagaimana menjadi bijak bermedia sosial? Bahasan ini mengemuka dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kebumen, Jumat, 13 Desember 2019 sore.
Dialog interaktif yang berlangsung di Pendopo Sanggar Pramuka Kebumen Jalan Tentara Pelajar Kebumen itu mengangkat tema “Bijak Bermedia Sosial, Wujudkan Kebumen Tanpa Hoax”. Meski dikemas dengan sederhana, dialog interaktif tersebut cukup responsif.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kegiatan Satuan Binmas Polres Kebumen yakni Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat yang menggandeng kalangan mahasiswa khususnya HMI Cabang Kebumen.
Beberapa Hal yang harus Dihindari Saat Bersosial Media?

Para narasumber dan peserta dialog foto bersama. (Foto: Istimewa-KebumenUdate)
Dialog menghadirkan narasumber Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, Ketua HMI Jawa Tengah Sahal Munir dan Dian Puspita Dewi dari Dinas Kominfo Kebumen. Adapun peserta adalah para perwakilan mahasiswa perguruan tinggi di Kebumen.
Dian Puspita Dewi dari Dinas Kominfo Kebumen menyampaikan bahwa bijak dalam ber-sosmed semestinya dilakukan semua orang. Yakni dengan memperhatikan bahasa yang santun, tidak mengucapkan kata-kata kasar, provokatif, pornografi atau menyinggung SARA.
Kemudian tidak mengunggah atau membagikan status bersifat hoax, tidak mengunggah atau membagikan materi bermuatan pornografi dan kekerasan.
Hal Penting yang Harus Diperhatikan Ketika Bersosial Media

Pembicara sedang memaparkan materi. (Foto: Istimewa-KebumenUpdate)
Ada hal penting yang juga harus diperhatikan ketika seseorang memutuskan untuk masuk dalam media sosial. Yakni tidak terpancing oleh komentar provokatif, tidak bertengkar di sosial media serta tidak mengumbar status pribadi yang semestinya menjadi rahasia.
“Selalu beropini berdasarkan fakta dan memperhatikan kerahasiaan informasi pribadi yang penting,” ujar Dian yang juga penggiat sosial media.
Bukan hanya itu, sebaiknya warganet juga tidak meng-copy paste apapun yang mungkin berhak cipta. “Sebaiknya kita juga tidak mengeluhkan mengenai pekerjaan dan hal sensitif lainnya. Kita harus tahu, saat atau momen di mana kita harus berhenti berdebat,” tandasnya. (dpd)







Saat ini belum ada komentar