Belum Optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Direspon Komisi C dengan Mengusulkan Raperda Inisiatif
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 8 Nov 2022
- visibility 1.635
- comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hasil temuan di lapangan oleh Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen menunjukkan belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor retribusi.
Hal itu disampaikan dalam kegiatan jumpa pers Komisi B dan C DPRD Kabupaten Kebumen, Selasa 8 November 2022.
Baca juga: Buruh dan Mahasiswa Demo Kenaikan BBM Bersubsidi, Ini Respon Beda Bupati dan DPRD Kebumen

Jumpa pers tentang Raperda inisiatif usulan Komisi B dan C DPRD Kabupaten Kebumen. (Foto: Hari)
“Seperti contohnya ada rumah makan yang retribusinya menggunakan tapping box, namun sering dimatikan ketika pembeli sedang ramai. Ketika sedang sepi, baru dinyalakan tapping box tersebut,” kata Kurniawan selaku Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen.
Selain dari retribusi rumah makan, Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen juga menyampaikan bahwa ada indikasi ketimpangan di tempat wisata di mana pengunjungnya terbilang ramai, namun target yang diberikan terbilang rendah.
“Sistem retribusi yang manual, untuk mengoptimalkan PAD sangat sulit. Seperti retribusi elektronik yang diujicobakan di 3 pasar, sampai saat ini belum clear,” tambah Restu Gunawan, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen.
Di antara temuan tadi, Komisi C DPRD Kabupaten Kebumen mengusulkan pembentukan Raperda Inisiatif tentang Digitalisasi Transaksi Pendapatan Asli Daerah. Hal ini tidak lain untuk mengoptimalkan PAD di Kabupaten Kebumen.







Saat ini belum ada komentar