Bantu Satgas TMMD Reguler, Warga Rahayu Serbu Pengecoran Jalan
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 13 Okt 2019
- visibility 2.107
- comment 0 komentar

Warga Desa Rahayu bahu membahu dengan Satgas TMMD Reguler melakukan pengecoran jalan. (Foto: Pendim0709-KebumenUpdate)
PADURESO (KebumenUdate.com) – Masyarakat Desa Rahayu, Kecamatan Padureso, Kebumen bahu membahu bersama anggota Satgas TMMD Reguler ke-106 Kodim 0709/Kebumen dalam mengerjakan pengecoran jalan desa setempat, Sabtu (12/10/19).
Berbeda dengan hari-hari sebelumnya, pegecoran jalan yang dipimpin Kapos Ramil Padureso Pelda Dwi Handoyo dan anggotanya Serka Ngadiman itu sampai melibatkan 50 warga. Pengerahan warga kali ini menurut Dwi seolah seperti serbuan teritorial.
“Warga sangat antusias dalam mengerjakan pekerjaan ini,” ujar Dwi di lapangan.
Baca Juga: Desa Rahayu Jadi Lokasi TMMD Reguler, Apa Saja Kegiatannya?
Menurut Dwi, Kades Rahayu Paiman telah mendorong warganya dalam pengerahan kali ini. Tanpa komando warga pun langsung menyerbu pengecoran bersama anggota Satgas di lapangan.
Bati Bakti TNI Kodim 0709/Kebumen Peltu Harianto yang mengawasi pengecoran membenarkan bahwa pengerahan kali ini berbeda dengan hari sebelumnya. “Animo masyarakat terus meningkat,” ujarnya.
Salah satu warga Desa Rahayu Sarwono mengaku khawatir dengan cuaca yang saat ini sudah mulai mendung, “Kalau hujan pekerjaan bisa tertunda,” kata dia.
Baca Juga: Begini Keakraban TNI dan Warga Desa Rahayu di Sela-sela TMMD Reguler
Untuk itu mereka sepakat untuk melakukan percepatan pencapaian target. Masyarakat lebih banyak dari biasanya dengan harapan target segera tercapai, namun kualitas tetap menjadi prioritas utama.
Adapun hasil pegecoran telah mencapai 150 meter dari 673 meter yang ditargetkan. Meski demikian Kades Paiman optimistis semua akan selesai sebelum penutupan nanti.
Kehadiran Kades Paiman di tengah-tengah pelaksanaan pengecoran mendorong semangat para anggota Satgas dan warga saat melakukan pekerjaan rabat beton yang kini tengah memasuki hasil 40 % dari total panjang 673 meter.
Baca Juga: Kekeringan di Kebumen Meluas, 66 Desa Krisis Air Bersih
Paiman mengajak warga untuk melakukan kegiatan seperti yang dicontohkan para anggota TNI, semangatnya tidak mengenal lelah. “Ini harus kita tiru bukan saat ini saja tapi pada kegiatan lainnya. Kita jangan mau kalah semangat karena pebangunan ini buat kita, TNI hanya membantu agar desa kita lebih maju dibandingkan desa lainnya,” ujarnya.
Paiman mengimbau warganya untuk tidak berpangku tangan saat para anggota Satgas sedang bekerja. Dia menanamkan kebanggaan dengan kehadiran TNI yang dengan semangat membantu memajukan desa yang dia pimpin.
“Meski hidup dikelilingi bukit dan bebatuan, kita harus bisa menunjukan selangkah lebih maju mengelola sumber daya alam untuk kemajuan desa,” ujar Paiman. (ndo)







Saat ini belum ada komentar