37.960 Keluarga di Kebumen Digelontor Bansos Sembako Pemprov Jateng

  • Whatsapp
Bupati H Yazid Mahfudz menyerahkan bansos sembako Pemprov Jateng. (Foto: Istimewa)
Bupati H Yazid Mahfudz menyerahkan bansos sembako Pemprov Jateng. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah untuk ketahanan pangan bagi masyarakat terdampak Covid-19 terus digelontorkan. Setelah bantuan sosial tunai (BST) dari Kemensos, Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD), kali ini bansos berupa paket sembako digelontorkan Pemprov Jateng.

Kepala Dinas Sosial dan PPKB Kebumen Eko Widianto, menjelaskan total kuota penerima bantuan bansos paket sembako dari Pemprov Jateng di Kebumen sebanyak 37.960 KK. Namun pada tahap pertama penerima disalurkan kepada 18.067 KK.

Berita Lainnya

Sembako Dibeli dari 52 BUMDes dan Toko SRC

Sembako yang disalurkan kepada masyarakat penerima dibeli dari 52 BUMDes dan toko sembako Sampoerna Retail Community (SRC). Setiap penerima bantuan menerima minyak goreng 2 liter, telur 1 kg, mie telor 120 gram, kecap 225 ml, kecap 65 ml, sarden 425 gram dan beras premium 10 kg.

“Bantuan sembako senilai Rp 200.000 yang diberikan selama tiga bulan,” ujar Eko Widianto saat launching Program Bansos di Kecamatan Sruweng, Jumat 23 Mei 2020.

Program bantuan itu dilaunching oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di Balai Desa Sruweng. Hadir Ketua DPRD Kebumen Sarimun, Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang, Kepala Dinas Sosial dan PPKB Eko Widianto.

Kades Diminta Awasi Proses Penerimaan Bansos

Untuk Kecamatan Sruweng tahap pertama tersalurkan 1.103 KK. Sedangkan, untuk Desa Sruweng sebanyak 320 KK. Pada tahap pertama disalurkan 18.067 Kepala Keluarga (KK) di Kebumen.

“Saya berharap bantuan ini tepat sasaran. Jangan sampai diserahkan kepada warga yang tidak berhak,” tegas Yazid Mahfudz.

Bupati meminta para kepala desa untuk mengawasi proses penerimaan bantuan sosial tersebut. “Sehingga tidak ada yang dobel menerima bantuan,” pintanya. (ndo)

Berita Terkait