Andini Puspasari Perkenalkan Kebumen di Event Nike Melbourne Marathon
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Ming, 12 Okt 2025
- visibility 911
- comment 0 komentar

Andini Puspasari menuntaskan Nike Melbourne Marathon. (Foto: Dok. Pribadi)
MELBOURNE (KebumenUpdate.com) – Andini Puspasari SH MKn mencatat pencapaian membanggakan dengan menuntaskan Nike Melbourne Marathon sejauh 42,195 kilometer di Melbourne, Australia, Minggu 12 Oktober 2025. Ini merupakan maraton penuh (full marathon) perdananya di luar negeri.
Wakil Ketua I Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kebumen itu berhasil mencapai garis finish dengan catatan waktu 5 jam 20 menit 54 detik, atau pace 7:36/km.
Yang menarik, Andini berlari sambil mengenakan batik dan identitas komunitas lari asal Indonesia, termasuk SLK Runners (Suka Lari Kebumen), Pare Anom Running Team Kebumen, serta membawa bendera Notary Runners Indonesia.
“Saya ingin menunjukkan bahwa perempuan Kebumen juga bisa berlari jauh, sekaligus memperkenalkan budaya dan daerah kami ke dunia,” ujar Andini saat menceritakan pengalamannya.

Mengikuti event lari di luar negeri bukan yang pertama bagi Andini. Sebelumnya, ia telah mengikuti sejumlah event seperti Half Marathon 21K di Kuala Lumpur Standard Chartered (KLSC) Marathon, Malaysia dan lomba 10K Standard Chartered Singapore Marathon.
Sejumlah event nasional juga pernah ia ikuti meliputi Pocari Sweat Run 21 K & 10 K, Jakarta Internasional Marathon 21 K, Maybank Marathon Bali 21 K (3 kali), Mandiri Jogja Marathon 21 K, Borobudur Marathon 10 K, Malioboro Run Marathon 21 K.
“Untuk event lokal Kebumen Insya Allah ikut semua, kecuali Kebumen Half Maraton 2024, karena saat bersamaan ada acara di luar kota,” tandasnya.

Menjelajah Dunia dengan Cara Berbeda
Ketertarikannya pada lari lintas negara muncul dari keinginannya menjelajah dunia dengan cara berbeda. “Berlari di luar negeri memberi pengalaman budaya baru, bertemu komunitas global, dan membuka jalan untuk mengenalkan Kebumen,” kata Andini.
Ia menyebutkan bahwa event di Melbourne dikenal ramah untuk pelari pemula maraton (Virgin Marathon), dengan rute datar melewati ikon kota seperti Albert Park Lake, St Kilda, dan finish legendaris di dalam Melbourne Cricket Ground (MCG).

Aktif di berbagai komunitas lari, Andini yang sehari-hari berprofesi sebagai notaris itu percaya bahwa olahraga adalah medium diplomasi kultural.
“Kita mungkin tidak terkenal lewat politik, tapi bisa dikenal melalui sport dan budaya,” tutur Andini Puspasari yang juga Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Senam Indonesia (PERSANI)Kebumen.
Ke depan, ia berencana mengajak lebih banyak pelari Kebumen mengikuti lomba internasional.
“Bukan soal podium, tapi soal keberanian menembus batas dan membawa nama daerah di panggung internasional,” tegasnya. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar