Breaking News
light_mode
Beranda » Entertainment » Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling Sebagai Perayaan dan Refleksi Kultural

  • account_circle Teguh Hindarto
  • calendar_month Rab, 24 Jun 2026
  • visibility 439
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah riuh dunia yang terus bergerak, budaya mengajarkan kita untuk berhenti sejenak—untuk mendengar bisikan tanah, menyimak cerita angin, dan menatap mata air sejarah yang mengalirkan kearifan. Karena dari sanalah kita mengenal siapa diri kita dan ke mana arah langkah kita.

Masyarakat Roma Kebon, kembali melakukan refleksi kultural dengan menggelar kegiatan bernama Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling (PET) yang telah diinisiasi sejak tahun 2024 lalu. Pergelaran Eksotika Tjintjinggoeling bukan sekadar program kerja atau agenda dua tahunan namun menjadi ikhtiar batin untuk menyulam kembali lembar-lembar jati diri bangsa yang mulai pudar.

“Ia adalah jembatan yang menghubungkan masa silam yang bijaksana dengan masa depan yang bercahaya. Ia adalah api suci kebudayaan yang harus terus dijaga, dijaga bukan hanya dalam bentuk simbol, tetapi dalam kehidupan nyata, dalam pemikiran, tindakan, dan laku harian bangsa”, demikian disampaikan Bondan selaku founder Pagelaran Eksotika Tjintjinggoeling dan juga pemilik Janitra Wedding Conceptor.

Event budaya tahunan ini dilaksanakan sejak tanggal 14 Juni 2026 diawali dengan kegiatan bersih situs dan kawasan. Dilanjutkan tanggal 15 Juni 2026 dengan bersih dusun. Kemudian tanggal 16 Juni 2026 dilaksanakan penyembelihan hewan kurban dan kenduri massal. Setelah kegiatan bernuansa keagamaan dilanjutkan pada tanggal 17-19 Juni 2026 kegiatan pasar malam suran dan tanggal 20 Juni 2026 pasar kaget Sorjati (ngisor wit jati).

Puncak acara di tanggal 21 Juni 2026 yang menghadirkan kegiatan study trip (jalan-jalan sembari belajar sejarah) berkolaborasi dengan Historical Study Trips (HST) yang dipandu oleh Teguh Hindarto dan tim. Para peserta study trip diajak berkonvoi menuju bukit Kedoya dan melihat keindahan Gombong dan Waduk Sempor, darimana air sungai Tjintjinggoeling (Cincingguling) dikelola untuk kebutuhan masyarakat.

Usai berkonvoi, peserta diajak kembali menyusuri pekarangan warga dimana ada makam tua yang dihubungkan dengan tokoh di era kecamuk Perang Jawa, dimana wilayah Gombong dan sekitarnya masih disebut dengan Roma/Remo Jatinegara. Para peserta bukan hanya antusias mengikuti kegiatan namun sangat menikmati saat acara diakhir dengan membeli kuliner lokal di tepian sungai Tjintjinggoeling. Baca: Mengulik Tjintjinggoeling.

Setelah kegiatan study trip, acara dilanjutkan talk show bertema, “Air dan Kehidupan” dengan menghadirkan tiga narasumber, Teguh Hindarto (Historical Study Trips), Reza Adytama (Direktur Rumah Martha Tilaar), Sesa Wulandari (Jaga Semesta). Suasana talk show nampak semakin hidup dengan sajian musik dari Jazz Tjintjinggoeling.

Penutup kegiatan di siang hari adalah kirab budaya dan malam hari ditutup pertunjukkan musik. Kegiatan ini terlaksana selain kerjasama masyarakat Roma Kebon dan mitra kegiatan juga para sponsor yang terdiri dari beberapa pengusaha lokal brand dan brand level nasional serta para artis muda Gombong.

Melalui gelaran event kultural tahunan ini, penyelenggara mengajak  seluruh pihak—pemerintah, masyarakat, tokoh adat, akademisi, pelajar, dan pecinta budaya— dapat turut mengambil bagian dalam perjalanan luhur yang dirayakan oleh masyarakat Roma Kebon. *** Makin tahu Indonesia

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News
  • Penulis: Teguh Hindarto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2024, Kebumen Terima DBHCHT Sebesar Rp14,5 Miliar

    Tahun 2024, Kebumen Terima DBHCHT Sebesar Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.433
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tahun 2024, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp14,5 miliar. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Cilacap, Muhammad Irwan SE, menjelaskan bahwa cukai adalah pajak atau pungutan negara yang dikenakan pada barang-barang tertentu dengan efek negatif di masyarakat. Baca juga: Komunitas TRACK dan JACK […]

  • Iming-iming Gaji 30 Juta/Bulan, Ini Kasus TPPO yang Diungkap Polres Kebumen

    Iming-iming Gaji 30 Juta/Bulan, Ini Kasus TPPO yang Diungkap Polres Kebumen

    • calendar_month Sel, 13 Jun 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 2.268
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kasus Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal yang menjurus ke arah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) diungkap oleh jajaran Polres Kebumen dengan tersangka berinisial ST usia 38 tahun asal Desa Mangunweni Kecamatan Ayah. Dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa 13 Juni 2023, hadir Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin, Dandim 0709 […]

  • Mendaki untuk Melunakkan Ego, Bukan Merawat Feodalisme

    Mendaki untuk Melunakkan Ego, Bukan Merawat Feodalisme

    • calendar_month Sab, 30 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 428
    • 0Komentar

    CUKUP lama tidak menikmati momen seperti ini. Berkumpul bersama teman-teman Gaspala yang sudah saya anggap seperti adik sendiri, baik yang masih menjadi pengurus maupun yang sudah lulus. Ya, malam ini, Jumat 29 Mei 2026, saya bertemu langsung dengan mereka setelah sekian purnama. Cafe Burjois yang dipilih jadi tempat pertemuan kami. Mereka pengurus Gaspala angkatan 34 […]

  • Pasar Rakyat

    Mendag Minta Pasar Rakyat Beradaptasi Menjawab Tantangan Global

    • calendar_month Sel, 22 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.394
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menegaskan pasar rakyat merupakan penggerak ekonomi di daerah. Untuk itu, Kementerian Perdagangan akan terus melaksanakan program revitalisasi pasar rakyat. Revitalisasi pasar rakyat tidak berhenti di pembenahan fisik, tetapi pasar rakyat akan menjadi sentra kearifan lokal dan sentra penggerak ekonomi daerah. “Kegiatan revitalisasi pasar tidak hanya bicara tentang memperbaiki […]

  • Dari SIM hingga Donor Darah: Polres Kebumen Rangkul Warga di CFD

    Dari SIM hingga Donor Darah: Polres Kebumen Rangkul Warga di CFD

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 602
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Untuk merayakan momen Hari Bhayangkara ke-79 sekaligus mempererat ikatan dengan masyarakat, Polres Kebumen menggelar berbagai kegiatan inovatif dan menarik di ajang Car Free Day (CFD) yang dipusatkan di Alun-alun Pancasila, Minggu 22 Juni 2025. Inisiatif ini menandai komitmen Polres Kebumen untuk lebih hadir di tengah-tengah warga dan mendekatkan layanan publik. Tak hanya […]

  • PDI Perjuangan Kebumen

    Kader PDI Perjuangan Kebumen Pertanyakan Sisa Dana Pilbup Rp 1,8 Miliar, Ini Tanggapan Saiful Hadi

    • calendar_month Ming, 13 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.831
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pelaksanaan reses anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil X sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen Saiful Hadi SIKom, Sabtu 12 Februari 2022 sore diwarnai kericuhan. Sejumlah kader partai berlambang banteng moncong putih itu datang ke lokasi reses yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kebumen Jalan HM Sarbini dengan membawa spanduk. Mereka […]

expand_less