Breaking News
light_mode
Beranda » Event » Laskar Kretek Advokasi dan Edukasi Konsumen Rokok di Kebumen

Laskar Kretek Advokasi dan Edukasi Konsumen Rokok di Kebumen

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sen, 8 Apr 2019
  • visibility 6.622
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KebumenUpdate. Para penggemar kretek dari sejumlah komunitas yang tergabung dalam Laskar Kretek menggelar nongkrong budaya di kedai kopi Wedangan Nyamleng, Kebumen, baru-baru ini. Mereka terdiri atas komunitas motor, Karangtaruna,  komunitas kretek dan sejumlah komunitas lain di Kebumen.

Acara diramaikan dengan dialog interaktif dengan pemateri aktivis dari Komunitas Kretek, Aditia Purnomo. Selain itu beraneka ragam produk kreatif dipamerkan seperti produk anyaman daun pandan dan makanan ringan. Penampilan grup musik Gendhing Bodho dari Kecamatan Karanganyar menambah kemeriahan acara.

Dalam dialog interaktif, Aditia Purnomo menjelaskan, gerakan advokasi terhadap hak konsumen, seperti penyediaan kawasan atau ruang merokok yang memadai dan pengawalan regulasi berkenaan dengan rokok kretek. Menurutnya, hingga saat ini penyediaan kawasan atau ruang merokok untuk konsumen rokok di tempat-tempat umum masih terkesan diskriminatif.

Sebuah regulasi, lanjutnya, dibuat untuk mengakomodasi hak-hak orang banyak, sehingga hak konsumen rokok untuk dapat merokok di tempat yang nyaman juga harus diperhatikan tanpa adanya diskriminasi. Idealnya, ruang merokok di tempat umum sebaiknya beratap, tempat duduk yang nyaman serta dilengkapi dengan asbak.

“Diakui atau tidak, rokok kretek merupakan produk budaya Indonesia yang punya nilai ekonomi dan manfaat yang besar. Bahkan salah satu sumber terbesar dari pendapatan negara didapat dari cukai rokok. Kita sepakat dengan adanya kebijakan KTR, tapi konsekuensi dari kebijakan itu adalah bagaimana menyediakan tempat yang layak dan nyaman untuk konsumen rokok,” terangnya.

Edukasi Konsumen

Dari sisi edukasi, pihaknya juga tak henti-hentinya mengajak dan memberikan pemahaman kepada para konsumen rokok agar tidak merokok sembarangan dan menghormati orang lain yang tidak merokok. Pihaknya juga senantiasa mengkampanyekan bagaimana menjadi perokok yang santun dan bertanggungjawab.

“Kami selalu mengajak para konsumen rokok agar selalu santun dan bertanggungjawab. Tidak membuang putung rokok sembarangan, tidak merokok sambil berkendara, tidak merokok di dalam kendaraan umum dan di tempat-tempat yang dapat mengganggu ataupun membahayakan orang lain,” tandasnya.

Berkaitan dengan isu kesehatan, Aditia berpendapat, sehat atau tidaknya seseorang itu tergantung bagaimana seseorang menjaga keseimbangan dalam tubuhnya. Tak hanya rokok, banyak makanan ataupun minuman yang di dalamnya mengandung resiko kesehatan seperti gula. Orang yang banyak mengkonsumsi gula juga mempunyai resiko kesehatan bagi dirinya.

Dari sudut pandang ekonomi politik, fenomena rokok di Indonesia sangat berkaitan dengan perang dagang multinasional. Perang dagang itu antara produk kretek Indonesia sebagai komoditas yang berkualitas dan punya nilai ekonomi besar dengan produk rokok dari perusahaan raksasa asing yang ingin menguasai pasar rokok di Indonesia.

“Dampak perang dagang itu kemudian akhir-akhir ini muncul rokok elektrik dan produk-produk lain yang dinilai lebih aman untuk kesehatan,” paparnya.

Ketua panitia penyelenggara, Danang menyampaikan, ke depan Laskar Kretek di Kebumen akan menggelar berbagai kegiatan sosial dan budaya, khususnya dalam rangka mengadvokasi dan mengedukasi konsumen kretek. (ndo)

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putra Bangsa Festival 2019 Digelar, Ini Agenda Acaranya

    Putra Bangsa Festival 2019 Digelar, Ini Agenda Acaranya

    • calendar_month Rab, 3 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 5.593
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate) – Peringatan dies natalis ke-18 STIE Putra Bangsa  Kebumen dimeriahkan  dengan beragam kegiatan. Salah satunya digelar Putra Bangsa Festival 2019 yang berlangsung pada 3-6 Juli 2019. Festival dibuka oleh Ketua STIE Putra Bangsa  Gunarso Wiwoho SE MM, Rabu (3/7/2019) siang di halaman kampus setempat. Pembukaan  ditandai dengan pengguntingan pita dan dimeriahkan oleh kesenian […]

  • Kebumen Genjot PAD, Targetkan Rp57,5 Miliar dari PBB P2 di Tahun 2025

    Kebumen Genjot PAD, Targetkan Rp57,5 Miliar dari PBB P2 di Tahun 2025

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 693
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menargetkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebesar Rp57,5 miliar pada tahun 2025. Target ini diumumkan oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani dalam acara Gebyar Pengelolaan Keuangan Daerah 2025 yang berlangsung di Pendopo Kabumian, Senin 24 Maret […]

  • Baznas Kebumen

    Baznas Kebumen Alokasikan Rp 1,750 Miliar untuk Beasiswa

    • calendar_month Sel, 6 Des 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.594
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kebumen pada tahun 2022 mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,750 miliar untuk beasiswa. Beasiswa dan dana penunjang pendidikan tersebut diberikan melalui Program Kebumen Cerdas Baznas Kebumen. Adapun beasiswa tersebut diberikan kepada para penerima mulai SMA, perguruan tinggi serta Tenaga Pendidikan Keagamaan (TPK) Islam. Para calon penerima beasiswa mengikuti […]

  • Megy Devita: Mahasiswi Banyumas yang Jatuh Cinta dan Lestarikan Tari Khas Kebumen

    Megy Devita: Mahasiswi Banyumas yang Jatuh Cinta dan Lestarikan Tari Khas Kebumen

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.000
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Di tengah kesibukan kuliah semester empat di salah satu perguruan tinggi swasta Kebumen, Megy Devita Febrianti, mahasiswi berusia 20 tahun asal Banyumas, justru menjelma menjadi penggerak seni tari tradisional yang patut diacungi jempol. Berdomisili di Desa Jatisari, Kebumen, semangatnya untuk melestarikan tari khas Kebumen, khususnya Tari Cepetan begitu membara. Kecintaan Vita pada […]

  • Mencuri 18 Handphone

    Minggu Curi 18 Handphone, Senin Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sab, 5 Feb 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.238
    • 0Komentar

    KARANGANYAR (KebumenUpdate.com) – Seorang pria warga Desa Banjarwinangun, Kecamatan Petanahan, Kebumen yang berinisial SP (51) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencurian. Korbannya adalah ST seorang pedagang handphone di Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar, Kebumen. Tak tanggung-tanggung dalam aksi yang dilakukan pada Minggu 2 Januari 2022 sekitar pukul 02.00, tersangka SP mencuri 18 handphone yang merupakan barang […]

  • Demo Mahasiswa

    Tak Patuhi Protokol Kesehatan, Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan

    • calendar_month Jum, 5 Mar 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.712
    • 0Komentar

    SEMARANG (KebumenUpdate.com) – Aparat kepolisian dan Satgas Gabungan Penanganan Covid-19 Jawa Tengah membubarkan demo mahasiswa papua yang berlangsung di Jalan Pahlawan (Patung Kuda Undip) Kota Semarang, Jumat 5 Maret 2021. Demo dibubarkan karena dinilai melanggar peraturan Walikota Semarang terkait penanganan pandemi. Awalnya demo mulai pukul 09.00 Wib dan menyuarakan otonomi khusus papua itu berlangsung kondusif. […]

expand_less