Workshop dan Media Gathering BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah VI Datangi Klinik Pratama Eny
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 11 Jun 2024
- visibility 2.009
- comment 0 komentar

Wayang sebagai media promosi kesehatan di Klinik Pratama Eny. (Foto: Hari)
Workshop diikuti 26 media dari 13 kantor cabang BPJS Kesehatan di Jawa Tengah dan DIY. Adapun tiga narasumber yang dihadirkan yakni Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah VI Jateng–DIY Mulyo Wibowo, dokter Anung Trihadi Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes DIY, dan dokter Solikah Ulfa K dari Klinik Pratama Eny.
“Indikator program JKN bermutu dan berkelanjutan yaitu peserta merasa puas. Jika puas akan loyal, bahkan ajak yang lain. Yang kedua dana tercukupi. Ini bisa berkelanjutan kalau dua hal ini terpenuhi. Harus ada keseimbangan antara iuran dengan belanja,” Mulyo Wibowo.
Kepesertaan JKN di Jateng-DIY
Menurutnya, progres peningkatan layanan program JKN harus ada, salah satunya karena pergeseran penyakit degeneratif yang disebabkan perubahan perilaku masyarakat. Seperti contohnya gula darah dan jantung. Adapun jumlah peserta JKN di Jateng-DIY per 1 Juni 2024, Mulyo Wibowo menyebutkan sejumlah 40.750.497 jiwa atau 97,38%. Dengan jumlah 31 kabupaten/kota di Jateng, dan 5 kabupaten/kota di DIY.
“Masih ada anggapan bahwa JKN seperti menabung, ini pemahaman keliru. Tahun ini harus UHC, di mana 98% penduduk Indonesia ter-cover jaminan kesehatan. Untuk Jateng sudah 31 kabupaten/kota yang UHC, masih ada 4 kabupaten yang belum yaitu Kendal, Cilacap, Grobogan, dan Jepara,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar