Breaking News
light_mode
Beranda » News » Hukum & Kriminal » Tragedi Pesugihan Berujung Maut: Kepala SD Tewas Diracun di Bukit Pagersuru

Tragedi Pesugihan Berujung Maut: Kepala SD Tewas Diracun di Bukit Pagersuru

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • visibility 1.047
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Teka-teki penemuan jasad di area petilasan Bukit Pagersuru Desa Kambangsari, Kecamatan Alian, pada Senin 19 Mei 2025 sekitar pukul 11.45 WIB akhirnya terbongkar.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kebumen berhasil mengungkap motif kematian MU (55) yang merupakan  kepala sekolah dasar asal Magelang tersebut.

Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, dalam konferensi pers yang digelar Jumat 23 Mei 2025, mengungkapkan bahwa pelaku berinisial WH (27), warga Desa Kalirancang, Kecamatan Alian, tega menghabisi nyawa korban karena motif sakit hati.

“Pelaku merasa dihina oleh korban saat keduanya pernah melakukan pencarian pesugihan bersama. Saat itu, korban (MU) menyebut bahwa WH tidak mampu mendatangkan kekayaan. Hal ini menimbulkan rasa sakit hati yang mendalam pada pelaku,” jelas AKBP Eka Baasith Syamsuri, didampingi Kasatreskrim AKP Yosua Farin Setiawan dan Plt Kasihumas Aiptu Nanang Faulatun D.

Kronologi Pembunuhan: Jebakan Racun dalam Ritual Pesugihan

Beberapa waktu setelah insiden penghinaan itu, korban kembali menghubungi WH untuk melakukan ritual pesugihan. Ajakan ini justru dimanfaatkan WH untuk melancarkan aksi balas dendamnya. Pada Kamis 15 Mei 2025 keduanya sepakat bertemu di Kebumen.

Saat pertemuan itu, korban kembali melontarkan kata-kata yang menyinggung perasaan WH, membuat pelaku semakin gelap mata. Korban juga terus mendesak WH agar ritual pesugihan kali ini dapat mendatangkan kekayaan berlimpah.

WH, yang sudah merencanakan aksinya, menyiapkan perlengkapan ritual pertapaan, termasuk air mineral yang telah dicampur dengan racun. Untuk menghilangkan kecurigaan, racun tersebut disamarkan dengan kembang.

Saat prosesi ritual berlangsung, WH memberikan minuman beracun itu kepada korban. Tak berselang lama, MU mengalami sekarat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Setelah korban tergeletak, pelaku panik lalu meninggalkan lokasi dan membawa serta sejumlah barang berharga milik korban,” tambah Kapolres.

Penemuan Jasad dan Identifikasi Korban

Jasad MU pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang menggembala kambing, Senin 19 Mei 2025. Saat ditemukan, tidak ada identitas yang melekat pada tubuh korban, dan kondisi jenazah sudah mengalami kerusakan parah di beberapa bagian, menyulitkan proses identifikasi awal. Kepolisian pun menggunakan alat identifikasi khusus untuk memastikan identitas korban.

Dalam konferensi pers, AKBP Eka Baasith Syamsuri menjelaskan bahwa korban berhasil diidentifikasi sebagai MU, warga Kelurahan Mranggen, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang.

“Setelah jenazah kami serahkan kepada pihak keluarga, kami mendapatkan informasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana. Sepeda motor, handphone, serta barang berharga milik korban tidak ditemukan di lokasi kejadian,” ungkap AKBP Eka Baasith Syamsuri.

Berbekal hasil olah TKP dan penyelidikan mendalam, petugas Satreskrim Polres Kebumen berhasil mengamankan WH sebagai terduga pelaku kurang dari 1×24 jam setelah kasus ini mencuat.

“Alhamdulillah, kurang lebih dalam waktu 1×24 jam, kita berhasil mengamankan pelaku inisial WH,” terang Kapolres.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat dan handphone Android milik korban. Tersangka sempat mencoba menghilangkan jejak dengan mempreteli sepeda motor dan mereset handphone korban. Namun, penyidik Satreskrim tetap berhasil mengungkap fakta-fakta penting dari kasus tersebut melalui metode penyelidikan mendalam.

Atas perbuatannya, tersangka WH dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, subsider Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Ancaman hukuman bagi tersangka adalah pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama dua puluh tahun.

Polres Kebumen berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan kepada keluarga korban. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak berwajib.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebumen Raih Predikat UHC, Ini Manfaatnya

    Kebumen Raih Predikat UHC, Ini Manfaatnya

    • calendar_month Sel, 10 Okt 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.018
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Masyarakat Kebumen untuk saat ini bisa mengakses layanan BPJS kesehatan dengan cepat ketika memerlukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Akses cepat ini dikarenakan Pemkab Kebumen mendapatkan predikat universal health coverage (UHC) dari BPJS kesehatan pusat. Baca juga: Wujudkan UHC, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Gathering Badan Usaha “Pelayanan kesehatan sangat penting dan […]

  • LPM UPB

    LPM UPB Gelar Pelatihan Penulisan Buku Referensi Bagi Dosen

    • calendar_month Sen, 28 Mar 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.198
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Putra Bangsa (UPB) mengadakan Pelatihan Pembuatan Buku referensi secara online, Sabtu 26 Maret 2022. Pelatihan untuk meningkatkan kualitas tri dharma perguruan tinggi dosen khususnya dalam penulisan buku. Pelatihan yang mengangkat tema “Peningkatan Kualitas Dosen Melalui Pembuatan Buku Referensi” ini menghadirkan Koordinator Bidang Penerbitan dari UGM Press Yogyakarta […]

  • Overthinking

    Overthinking Tiap Malam? Kenali Tanda Kecemasan yang Tak Disadari Anak Muda

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 400
    • 0Komentar

    SETIAP malam, sebelum tidur, pikiran berputar-putar. Mengingat percakapan yang sudah lewat, membayangkan hal-hal yang belum tentu terjadi, bahkan menyesali pilihan yang sudah diambil. Kalau kamu sering begini, bisa jadi kamu sedang mengalami overthinking, dan ini bukan sekadar kebiasaan, tapi bisa jadi sinyal awal gangguan kecemasan. Anak muda saat ini hidup dalam tekanan sosial yang luar […]

  • Dalam Semalam, Pencuri Santroni Dua Tempat di Desa Kedunggong

    Dalam Semalam, Pencuri Santroni Dua Tempat di Desa Kedunggong

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.211
    • 0Komentar

    SADANG (KebumenUpdate.com) – Aksi pencurian menyasar di Desa Kedunggong,  Kecamatan Sadang, Kabupaten Kebumen, Selasa (3/9/2019). Tak tanggung-tanggung, dalam semalam pelaku pencurian itu menyatroni dua tempat sekaligus. Lokasi pertama pencuri membobol kantor Desa Kedunggong. Di tempat itu, barang yang dibawa pencuri antara lain laptop tiga unit yakni merek HP, Lenovo dan Asus, LCD satu unit, kamera […]

  • THR ASN

    Pemkab Kebumen Alokasikan Rp 56 Miliar untuk THR dan Gaji Ke-13 ASN

    • calendar_month Sab, 23 Apr 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.144
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH telah menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) tentang pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Kebumen. Bupati memastikan THR akan diberikan pada bulan April atau sebelum lebaran. Sedangkan gaji ke-13 akan cair pada bulan Juli mendatang. “Saya berharap THR […]

  • Beri Bisyaroh

    Bupati Kebumen Larang Warga Beri Bisyaroh Saat Undang Dirinya

    • calendar_month Sen, 16 Mei 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.503
    • 0Komentar

    ALIAN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH melarang kepada masyarakat mem beri bisyaroh atau uang saku “amplop” saat mengundang dirinya dalam suatu acara. Masyarakat bisa kapan saja mengundang Bupati tanpa harus memberikan bisyaroh. “Bupati bahkan melarang masyarakat melakukan itu. Jika pun dikasih, Bupati tidak akan menerima,” ujar H Arif Sugiyanto SH  saat menghadiri […]

expand_less