TMMD Sengkuyung di Desa Argopeni Bangun Jalan Poros
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 16 Mar 2020
- visibility 1.919
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz bersama Dandim 0709 saat membuka TMMD. (Foto: Istimewa)
AYAH (KebumenUpdate.com) – Desa Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I tahun 2020. Pembukaan TMMD oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, Senin, 16 Maret 2020.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, pembukaan kali ini tidak dilakukan upacara. Hal ini sesuai dengan instruksi dari Gubernur Jateng untuk mewaspadai penyebaran wabah Corona Virus Disease (Covid-19).
Pembukaan hanya ditandai dengan peninjauan lokasi TMMD dan peletakan batu pertama pembanguna jalan rebot beton. Setelah itu dilakukan penandatangan berita acara oleh Bupati Yazid Mahfudz bersama Dandim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang
TMMD Bangun Jalan Poros Desa Argopeni dan Kalipoh
Komandan Kodim 0709 Letkol Kav MS Prawira Negara Matondang menjelaskan TMMD tahap I diselenggarakan selama 30 hari mulai 16 Maret hingga 14 April 2020. Namun, karena diperkirakan waktu yang direncanakan selama 30 hari kurang mencukupi, maka telah diadakan pra TMMD sejak 10 Maret 2020.
Dipilihnya Desa Argopeni sebagai sasaran TMMD kali ini, karena desa tersebut termasuk desa tertinggal di Kebumen. Selain itu, prasarana umum belum memadai, peran dan semangat gotong royong masyarakat cukup tinggi.
Adapun TMMD kali ini, akan dibangun jalan poros dengan yang menghubungkan Desa Argopeni dan Desa Kalipoh sepanjang 997 meter, dengan lebar 2,5 meter. Selain itu juga akan dilakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak lima unit.
“Adanya akses jalan poros desa sebagai penghubung antara desa ini nantinya diharapkan berdampak pada peningkatan aktivitas di sektor ekonomi, sosial maupun sektor lainnya,” kata Letkol Kav Matondang.
Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan Hingga Anti Narkoba
Sedangkan pembangunan non fisik, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, bantuan administrasi kependudukan, bela negara. Kemudian, penyuluhan pertanian, penyuluhan KB Kes, penyuluhan perbankan, penyuluhan narkoba serta kegiatan-kegiatan lainnya.
“Untuk kegiatan non fisik kita batasi hanya untuk 15 peserta. Ini untuk mencegah penyebaran Corona,” tandasnya.
Bupati Yazid Mahfudz menyampaikan bahwa TMMD tidak semata-mata untuk membangun infrastruktur. Tetapi, lebih menekankan kegotongroyongan antara warga bersama TNI.
“Harapannya, budaya gotong royong dimasyarakat terus terjaga. Selin juga fasilitas umum di Desa Argopeni akan semakin baik,” ujar Yazid Mahfudz.
Pada kesempatan itu, Yazid Mahfudz, menyerahkan bantuan semen 300 zak dan bronjong sepanjang 30 meter. (ndo)







Saat ini belum ada komentar