Tingkatkan Imunitas Komunal, Binda Jateng Lanjutkan Vaksinasi Booster
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sab, 28 Mei 2022
- visibility 836
- comment 0 komentar

Suasana kegiatan vaksinasi di Gerai Puskesmas Alian. (Foto: istimewa)
ALIAN (KebumenUpdate.com) – Untuk meningkatkan imunitas komunal di beberapa daerah di Provinsi Jawa Tengah, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah menggelar vaksinasi massal di 25 kabupaten/kota dengan fokus pada vaksinasi booster pada Sabtu 28 Mei 2022.
“Lokasi-lokasi tersebut yaitu di Kota Semarang, Kabupaten Purworejo, Wonosobo, Semarang, Temanggung, Banjarnegara, Banyumas, Blora, Boyolali, Brebes, Grobogan, Karanganyar, Kebumen. Selanjutnya Kabupaten Kendal, Sukoharjo, Magelang, Batang, Kudus, Purbalingga, Pati, Rembang, Wonogiri, Pekalongan, Pemalang,dan Jepara. Adapun target vaksinasi hari ini sekitar 17.500 orang bisa tervaksinasi,” kata Kepala BIN Daerah Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto.
Baca juga: Binda Jateng Fokus Vaksinasi Booster di 26 Wilayah
“Untuk mencegah penyebaran virus covid-19 ini, tidak cukup hanya dengan vaksinasi saja, karena masih ditemukan adanya masyarakat yang menderita Covid-19 walaupun yang bersangkutan sudah melakukan vaksinasi,” ujar Sondi.

Binda Jateng bersama anggota Polsek Alian memantau kegiatan vaksinasi di Puskesmas Alian. (Foto: istimewa)
Di Kebumen, pelaksanaan vaksinasi oleh Binda Jateng masih digelar di Puskesmas Alian. Dewi, peserta vaksinasi dari Desa Surotrunan Kecamatan Alian menyampaikan terimakasihnya kepada pemerintah dan Kepala BIN atas pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Alian. “Semoga pandemi segera usai, negara Indonesia dapat terbebas dari Covid-19,” kata Dewi.
Berdasarkan rilis resmi dari Binda Jateng, vaksinasi ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, khususnya di Provinsi Jateng. Selain itu, masyarakat juga dihimbau agar tetap taat protokol kesehatan saat dikeramaian atau di dalam ruangan.
Sebagai informasi, Binda Jateng juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap berita hoax yang tersebar di media sosial. “Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tandas Sondi.







Saat ini belum ada komentar