Resmikan Tambak Udang Modern di Kebumen, Jokowi: Bisa Dicopy di Daerah Lain
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 10 Mar 2023
- visibility 2.390
- comment 0 komentar

Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri melihat tambak dari rooftop. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Setelah di Kebumen, sistem tambak udang berbasis kawasan juga akan direplikasi di Waingapu Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan total lahan seluas 1.800 hektare. Harapannya nantinya akan menjadi kawasan yang terintegrasi.
“Ada tambak udangnya, ada industri pakannya, ada industri turunan dari udang yang dihasilkan,” ujar Jokowi yang sebelumnya meninjau panen raya di Desa Lajer, Kecamatan Ambal, Kebumen.
BUBK Tingkatkan Produktivitas Udang Nasional

Presiden Jokowi meresmikan tambak udang. (Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)
Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa Kebumen memiliki potensi kawasan tambak udang yang baik. Pantai Kebumen yang berbatasan dengan Samudera Indonesia sehingga perputaran lebih bagus, minim perubahan cuaca ekstrem dan suhu lingkungan yang stabil.
“Pembangunan tambak BUBK tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas udang nasional pada tahun 2024 mencapai 2 juta ton,” ujarnya.
Tahun ini KKP akan membangun 64 petak tambak dengan produktivitas 80 ton/ha. Setahun dengan jumlah produksi 2.700 ton dan perputaran yang sekitar Rp 400 miliar yang akan melibatkan tenaga kerja lokal.







Saat ini belum ada komentar