Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa Giwangretno, Dugaan Kades Jual Tanah Desa
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Rab, 1 Mar 2023
- visibility 9.627
- comment 0 komentar

Warga Desa Giwangretno mempertanyakan penjualan tanah desa. (Foto: Istimewa)
Namun, warga meragukan pernyataan dari pihak kepala desa. Bahwasannya, warga sudah menemukan bukti dan menolak tanah desa dijual. Bahkan warga meminta kades untuk mengembalikan uang hasil jual tanah desa tersebut.
“Kalau Pak Kades gak punya duit mengko ana sing arep nalangi disit, yang penting tanah desa kembalikan jangan dijual,” saut warga lainnya.
Pihak Pemdes membantah tudingan bahwa telah menjual tanah desa dan mendapatkan uang Rp 300 juta. Pihak desa mengakui hanya menjual kurang lebih 3 bau dengan hasil Rp 11.800.000.
“Saya hanya jual kurang lebih 3 bau, duit yang saya terima yaitu Rp 11.800.000 buat beli yudit atau gorong. Jadi dikembalikan buat pembangunan JUT,” kata Nurbuwono.
Tidak Ada Titik Penyelesaian, Kades Janji Hadirkan Pembeli
Adapun lokasi tanah yang menjadi pokok masalah berupa area persawahan yang merupakan tanah bengkok yang sudah di normalisasi. Tanah kemudian ditampung menjadi sebuah gunungan tanah yang biasanya diperuntukan untuk bahan baku membuat genteng dan bata.








Saat ini belum ada komentar