Proyek Jambanisasi Disebut Rugikan Negara, Ini Tanggapan Bupati Kebumen
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Jum, 7 Okt 2022
- visibility 2.288
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH. (Foto: Pemkab Kebumen)
Sejak awal, Bupati menyatakan, pihaknya berkomitmen mewujudkan good governance dan open government sesuai visi-misi pertama dan sumpah jabatan. Keterbukaan tersebut antara lain penguatan pengawasan melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).
“HP saya juga terbuka komunikasinya 24 jam, kita juga punya Lapor Cepat Bupati. Jadi kalau ada hal-hal yang tidak beres masyarakat bisa langsung lapor ke Bupati. Kita sangat terbuka menerima masukan dan saran dari masyarakat,” terangnya.
Baca Juga: Ini Catatan Tim Mabes Polri Terhadap Penyaluran Bansos di Kebumen
Bila tidak puas, masyarakat juga bisa bertemu dengan audensi dengan Bupati. Atau masyarakat bisa menyampaikan persoalan yang terjadi ke DPRD atau dinas terkait.
“Banyak salurannya, mau menyampaikan ke DPRD sebagai wakil rakyat juga bisa, menyampaikan ke dinas terkait bisa, menyampaikan langsung ke Bupati juga bisa,” terang Bupati.
Tidak Ada Lagi Penunjukkan Langsung
Bupati menyampaikan, sebelum ada laporan dari masyarakat, pihak pemerintah bersama legislatif DPRD juga aktif melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek jambanisasi dan proyek-proyek lain di lapangan.
“Sudah ada beberapa temuan yang memang hasilnya tidak sesuai, kita berikan SP 1, SP 2 sampai SP 3. Jadi monev jauh hari sudah kita lakukan secara berkala, kalau ada yang tidak sesuai kita minta untuk diperbaiki,” ucapnya.









Saat ini belum ada komentar