Breaking News
light_mode
Beranda » News » Edukasi » Pesantren Al Huda Jatis 143 Tahun Pertahankan Tradisi Salaf, Bermula Dari Anak Petani

Pesantren Al Huda Jatis 143 Tahun Pertahankan Tradisi Salaf, Bermula Dari Anak Petani

  • account_circle Kebumen Update
  • calendar_month Sab, 1 Apr 2023
  • visibility 7.289
  • comment 0 komentar

Baru setelah menerangkan semua kegiatan yang dilakukan bukan untuk memberontak, dia kembali dibebaskan dengan syarat pindah dari Desa Ambal. Kebetulan pada saat itu Bupati Kebumen membutuhkan seorang kyai untuk ditempatkan di Desa Kutosari tepatnya di Dusun Jetis. Sejarah lengkap bisa baca di sini. 

Akhirnya dia ditempatkan di Jetis yang saat itu namanya sudah berganti menjadi KH Abdurrohman. Sebelum berkembang seperti saat ini, Jetis mulanya merupakan hutan belantara yang sangat angker dan wingit.

Setelah dia wafat kepemimpinan diteruskan oleh putranya, Husain. Setelah meninggal laju kepemimpinan diteruskan lagi oleh adiknya yaitu Mbah Hasbullah. Kepemimpinan berikutnya dilanjutkan oleh putranya, Mbah Machfudz Hasbullah. Dia menikah dengan salah satu putri Pengasuh Pondok Bendo, Kediri Syaikh Ghozin bernama Nyai Maimunah.

Atas pernikahannya beliau dikaruniai 17 putra dan putri, namun yang hidup hanya enam putra dan enam putri yaitu;

  1. Kyai Abdul Kholiq
  2. Kyai Juwaini
  3. Nyai Umi Kulsum
  4. Nyai Khasanah
  5. Nyai Masruroh
  6. Kyai Makhrus
  7. Nyai Hayati
  8. Kyai Muahaimin
  9. Nyai Siti Ma’rifah
  10. Nyai Siti Muhayaroh
  11. Kyai Wahib Machfudz
  12. Kyai Yazid Macfudz.

Baca Juga: Santri Kebumen Didorong Aktif Tebarkan Islam Rahmatan Lil Alamin di Media Sosial

Setelah Mbah Machfudz Hasbullah wafat, laju kepemimpinan pondok dipegang oleh putra sulungnya KH Abdul Kholiq. Sayang ketika dia sedang semangat-semangatnya mengasuh pondok ia dipanggil ke rahmatullah. Setelah itu kepemimpinan digantikan oleh adiknya yaitu KH Wahib Machfudz dan adiknya KH Yazid Machfudz hingga saat ini.

Semasa mudanya KH Wahib Machfudz menempuh pendidikan umum sampai tingkat tsanawiyah. Kemudian dia nyantri di Pondok Pesantren Lirap asuhan KH Durmuji Ibrohim tahun 1974-1978. Setelah itu melanjutkan di pondok Al Barokah, Kawunganten, Cilacap.

Setelah itu dia melanjutkan mondoknya di Pesantren Al-Falah Ploso yang diasuh oleh KH Djazuli Usman pada tahun 1980-1983. Baru setelah itu dia pulang meneruskan kepemimpinan Pondok Pesantren Al Huda Jetis sampai sekarang.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

News & Inspiring

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Kebumen Arif Sugiyanto menyerahkan paket sembako kepada Pengurus Kecamatan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)

    Jelang Ramadan, Partai Golkar Bagikan 750 Paket Sembako

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.338
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Menyambut bulan suci Ramadan 1441 H, DPD Partai Golkar Kebumen melalui Program Golkar Peduli Masyarakat menyalurkan sebanyak 750 paket sembako. Paket sembako masing-masing senilai Rp 50.000 tersebut akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan di 26 kecamatan. Secara simbolis bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Arif Sugiyanto kepada Pengurus Keamatan (PK) Partai Golkar […]

  • Penemuan Jasad Korban

    Pencari Rumput Temukan Jasad Terapung di Sungai Kowo Kuwarasan, Berikut Identitas Korban

    • calendar_month Sen, 15 Jan 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.323
    • 0Komentar

    KUWARASAN (KebumenUpdate.com) – Seorang pencari rumput menemukan jasad laki-laki mengapung di aliran Sungai Kowo, termasuk Desa Jatimulyo, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen, sekira pukul 08.30 WIB, Senin 15 Januari 2024. Dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh Inafis Polres Kebumen, jasad pria itu diketahui bernama Heri Triwahyono (49), warga Desa Pakuwon, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Baca Juga: 13 Hari […]

  • Mengenang Pendakian Gunung Slamet, Sebuah Catatan Usang dari 12 Tahun Silam (1)

    Mengenang Pendakian Gunung Slamet, Sebuah Catatan Usang dari 12 Tahun Silam (1)

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 618
    • 0Komentar

    MEDIA sosial dalam 24 jam terakhir cukup ramai dengan berita ditemukannya jenazah almarhum Syafiq Ali (18) di Gunung Slamet Jawa Tengah, yang telah hilang selama 17 hari. Turut berdukacita sedalam-dalamnya. Sebagai seorang yang pernah hobi naik gunung, memori di kepala lantas memutar rekaman usang gambaran-gambaran di sana. Yang masih teringat jelas tidak lain dan tidak […]

  • Karya Seni Jadi Jembatan Kritik: Kapolres Kebumen Ajak Masyarakat Suarakan Aspirasi

    Karya Seni Jadi Jembatan Kritik: Kapolres Kebumen Ajak Masyarakat Suarakan Aspirasi

    • calendar_month Jum, 28 Feb 2025
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 899
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith, menghadiri kegiatan “Ekspresi Kreasi Tanpa Batas” yang digelar para pegiat seni Kebumen di Alun-alun Pancasila, Kamis, 17 Februari 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap kritik. “Kami menyambut baik kritik membangun yang mengandung pesan-pesan moral demi kebaikan Polri. Masyarakat tidak bermusuhan dengan kepolisian, melainkan menyampaikan […]

  • Masa Kampanye Terbuka Dimulai 21 Januari untuk Paslon 01 dan Partai Pengusungnya

    Masa Kampanye Terbuka Dimulai 21 Januari untuk Paslon 01 dan Partai Pengusungnya

    • calendar_month Kam, 18 Jan 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 4.145
    • 0Komentar

    “Asal bukan fasilitas pemerintah dan mendapatkan izin. Untuk jadwalnya dari pukul 9.00–18.00 WIB. Tidak menggunakan knalpot brong, tidak ada aksi corat-coret/pengrusakan, jangan menggunakan odong-odong/mobil bak terbuka untuk mengangkut orang,” lanjutnya. Aturan-aturan tersebut dibuat untuk mencegah terjadinya konflik ketika kampanye terbuka. Ia juga meminta kepada masing-masing parpol agar mengkondisikan simpatisannya untuk menaati aturan agar pemilu berjalan […]

  • Unindra Wayangan di Desa Kaibon,  Hadirkan Dua Dalang Cilik Prama-Rafi

    Unindra Wayangan di Desa Kaibon, Hadirkan Dua Dalang Cilik Prama-Rafi

    • calendar_month Jum, 13 Sep 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 7.252
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) –  Universitas Indraprasta PGRI Jakarta (Unindra) kembali akan menggelar Program Pengabdian Masyarakat (Abdimas) di Kabupaten Kebumen. Program Abdimas dilaksanakan melalui seni budaya khususnya wayang kulit. Pergelaran wayang kulit tersebut akan dilaksanakan di Desa Kaibon, Kecamatan Ambal, Kebumen, Sabtu (14/9/2019) malam. Dua dalang cilik asal Ibukota Jakarta Pramariza Fadlansyah (14) dan adiknya Rafi Ramadhan […]

expand_less