Update
light_mode
Beranda » News » Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
  • visibility 1.096
  • comment 0 komentar
  • print Cetak
Facebook Twitter Whatsapp Threads Threads

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengupayakan agar para nelayan yang pendapatan tangkapan ikannya Rp0–Rp500.000 tidak dikenakan tarif retribusi. Kemudian Rp500.000–Rp1.000.000 dikenakan retribusi Rp30.000, lalu Rp1.000.000 ke atas kelipatannya hanya Rp2.500.

“Kemarin masyarakat (nelayan) ada yang menyampaikan keberatan yang penghasilannya Rp500.000 sampai Rp1.000.000 dikenakan tarif retribusi Rp30.000. Kalau penghasilan Rp1.000.000 ke atas tidak keberatan. Dengan adanya masukan tersebut, kita sedangkan mengupayakan untuk meniadakan retribusi tempat pelelangan ikan tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Jadi yang Terbesar dan Tertua di Kebumen, TPI Pedalen Ditarget Miliki Daya Tampung 400 Perahu

Pembebasan retribusi sesuai dengan amanat Undang-undang Cipta Kerja, yang mengharuskan peraturan di bawahnya seperti peraturan daerah bisa menyesuaikan dan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya.

Dalam Perda Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, juga tidak boleh mengatur persentase retribusi dari tempat pelelangan ikan tersebut. Menurutnya, itu berbeda dengan Perda yang dulu di mana berapa pun hasil tangkapan ikan yang didapat para nelayan, harus dikenakan retribusi minimal 0,19 persen untuk pendapatan daerah.

“Misalkan ada yang dapat Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp700 ribu, Rp1 juta, itu dulu tetap kena retribusi. Kalau sekarang sudah nggak bisa dipukul rata,” ujar bupati dalam keterangannya, Kamis 18 Januari 2024.

Masih Akan Dikaji

Pembebasan retribusi masih akan dikaji dengan Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan serta Bagian Hukum. Bupati juga berharap masukan dari masyarakat bisa diterima, di mana retribusi hanya dikenakan bagi nelayan yang nilai tangkapannya lebih dari Rp1.000.000. Sehingga pihaknya sedang mengkaji hal itu supaya tidak melanggar Perda yang mengaturnya.

“Tentunya saya selaku Bupati tidak bisa menabrak Perda, sehingga ini perlu dikaji dengan dinas terkait DLHKP dan Bagian Hukum serta dikomunikasikan ke provinsi, sehingga ada titik temu,” ucapnya.

Ikuti Kebumen Update agar tak ketinggalan berita

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peserta JKN-KIS

    5.270 Peserta JKN-KIS PBI APBD Dinonaktifkan, Ini Tanggapan Pemkab Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.752
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Sebanyak 5.270 peserta JKN-KIS Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD II dihentikan kepesertaannya mulai 1 Oktober 2021. Peserta yang dihentikan oleh Pemkab Kebumen adalah yang namanya tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Penghentian tersebut berdasarkan Surat dari Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Nomor 441.92/8602 tanggal 24 September 2021 perihal Penghentian Kepesertaan KIS […]

  • Stikes Muhammadiyah

    RS Sari Asih Group Jaring Alumni STIKES Muhammadiyah Gombong

    • calendar_month Minggu, 3 Jan 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.488
    • 0Komentar

    GOMBONG (KebumenUpdate.com) – Para lulusan STIKES Muhammadiyah Gombong tampaknya diminati oleh rumah sakit maupun layanan kesehatan lainnya. Buktinya banyak rumah sakit yang jemput bola melakukan rekrutmen menjaring lulusan kampus tersebut. Salah satunya adalah Rumah Sakit Sari Asih Group yang sudah cukup lama bekerjasama dengan STIKES Muhammadiyah Gombong. Seleksi digelar di STIKES Muhammadiyah Gombong, Selasa 29 […]

  • Fashion Show Dengan Kostum Jepang Digelar di Desa Ninja Kebumen

    Fashion Show Dengan Kostum Jepang Digelar di Desa Ninja Kebumen

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.528
    • 0Komentar

    SRUWENG (KebumenUpdate.com) – Desa Ninja yang berlokasi di Dukuh Bakung, Desa Karangpule, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen menggelar fashion show pada Rabu, 17 Agustus 2022 bertepatan dengan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77. Demam fashion show setelah adanya Citayam Fashion Week yang sempat ramai beberapa waktu lalu nampaknya menjadi sebab diadakannya acara ini. Setidaknya itulah penjelasan […]

  • Bupati Berikan Dana Hibah Rp2 Miliar saat Konfercab XV PCNU Kebumen

    Bupati Berikan Dana Hibah Rp2 Miliar saat Konfercab XV PCNU Kebumen

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 3.429
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Arif Sugiyanto memberikan bantuan dana hibah kepada PCNU Kabupaten Kebumen senilai Rp 2 miliar saat acara Konfercab XV PCNU Kebumen di Ponpes Al Kahfi Somalangu, Sabtu 25 Mei 2024. Bupati Arif mengungkapkan, di tahun pertama pemerintahannya, pihaknya mengalokasikan dana hibah untuk PCNU sebesar Rp150 juta, tahun kedua naik menjadi Rp600 juta […]

  • Anjing Pelacak

    Sterilisasi Gereja, Polres Kebumen Terjunkan Anjing Pelacak

    • calendar_month Kamis, 24 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.551
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpate.com) – Mendekati perayaan Natal 2020, Satuan Sabhara Polres Kebumen mengintesifkan patroli ke sejumlah gereja di Kebumen. Patroli dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Kebumen AKP Rudjito bersama dengan Unit Dalmas serta Unit K9 Polres Kebumen, Rabu 23 Desember 2020. Tim menyambangi gereja di wilayah Kecamatan Sruweng, Karanganyar hingga Gombong. Para personel patroli membekali diri […]

  • Difabel di Rumah Inklusif Mendapat Alat Bantu dari Polres Kebumen

    Difabel di Rumah Inklusif Mendapat Alat Bantu dari Polres Kebumen

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 748
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Difabel di Rumah Inklusif mendapat alat bantu untuk menunjang aktivitas keseharian mereka. Alat bantu yang diberikan beragam jenisnya mulai dari alat bantu dengar, kruk, hingga kursi roda. Pemberian alat bantu dari Polres Kebumen dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-78. Kegiatan ini dihadiri PJU Polres, Bhayangkari, serta diikuti belasan difabel yang diundang secara […]

expand_less