Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
  • visibility 1.036
  • comment 0 komentar
Facebook Twitter Whatsapp Pinterest

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengupayakan agar para nelayan yang pendapatan tangkapan ikannya Rp0–Rp500.000 tidak dikenakan tarif retribusi. Kemudian Rp500.000–Rp1.000.000 dikenakan retribusi Rp30.000, lalu Rp1.000.000 ke atas kelipatannya hanya Rp2.500.

“Kemarin masyarakat (nelayan) ada yang menyampaikan keberatan yang penghasilannya Rp500.000 sampai Rp1.000.000 dikenakan tarif retribusi Rp30.000. Kalau penghasilan Rp1.000.000 ke atas tidak keberatan. Dengan adanya masukan tersebut, kita sedangkan mengupayakan untuk meniadakan retribusi tempat pelelangan ikan tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Jadi yang Terbesar dan Tertua di Kebumen, TPI Pedalen Ditarget Miliki Daya Tampung 400 Perahu

Pembebasan retribusi sesuai dengan amanat Undang-undang Cipta Kerja, yang mengharuskan peraturan di bawahnya seperti peraturan daerah bisa menyesuaikan dan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya.

Dalam Perda Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, juga tidak boleh mengatur persentase retribusi dari tempat pelelangan ikan tersebut. Menurutnya, itu berbeda dengan Perda yang dulu di mana berapa pun hasil tangkapan ikan yang didapat para nelayan, harus dikenakan retribusi minimal 0,19 persen untuk pendapatan daerah.

“Misalkan ada yang dapat Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp700 ribu, Rp1 juta, itu dulu tetap kena retribusi. Kalau sekarang sudah nggak bisa dipukul rata,” ujar bupati dalam keterangannya, Kamis 18 Januari 2024.

Masih Akan Dikaji

Pembebasan retribusi masih akan dikaji dengan Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan serta Bagian Hukum. Bupati juga berharap masukan dari masyarakat bisa diterima, di mana retribusi hanya dikenakan bagi nelayan yang nilai tangkapannya lebih dari Rp1.000.000. Sehingga pihaknya sedang mengkaji hal itu supaya tidak melanggar Perda yang mengaturnya.

“Tentunya saya selaku Bupati tidak bisa menabrak Perda, sehingga ini perlu dikaji dengan dinas terkait DLHKP dan Bagian Hukum serta dikomunikasikan ke provinsi, sehingga ada titik temu,” ucapnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliran PDAM Bumkot dan Pejagoan Mati

    Aliran PDAM Bumkot dan Pejagoan Mati, Ternyata Ini Sebabnya

    • calendar_month Kam, 14 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.695
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Warga mengeluh terkait matinya aliran PDAM ke pelanggan, Kamis 14 Juli 2022. Pasalnya, matinya aliran air tersebut dinilai sangat mendadak tanpa pemberitahun sebelumnya. “Min, info dong, kenapa air PDAM dari siang mati ya? Ak kudu cari info di mana?” tulis akun @nrl**anv yang mengirim direct message ke Instagram @kebumenpdate. Terkait matinya aliran […]

  • Anggota DPR Laporkan Kades Petanahan ke Kejaksaan,  Kasus Apalagi?

    Anggota DPR Laporkan Kades Petanahan ke Kejaksaan, Kasus Apalagi?

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 11.113
    • 0Komentar

    KEBUMEN  (KebumenUpdate) Setelah dilaporkan kepada Polres Kebumen dalam perkara dugaan penipuan dan pencemaran nama baik, Kepala Desa Petanahan Warkhah dkk dilaporkan oleh warga dan  Anggota DPR Ir KRT Darori Wonodipuro MM ke Kejaksaan Negeri Kebumen, Selasa (23/7). Laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) rentang waktu 2013-2018 itu disampaikan oleh tenaga ahli […]

  • Anti Premanisme

    Polres Kebumen Gencarkan Patroli Antisipasi Premanisme dan Pungli di Sejumlah Titik

    • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 628
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Polres Kebumen terus menggencarkan operasi pemberantasan premanisme dan pungutan liar (pungli) di sejumlah titik. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Aman Candi 2025 yang digelar serentak oleh Polda Jawa Tengah. Patroli dilakukan secara rutin oleh Satgas Preventif Satsamapta. Pada Selasa 27 Mei […]

  • Cuma Karena Doktrin Kakak Kelas, Puluhan Pelajar di Kebumen Nekat Serang SMK Tetangga

    Cuma Karena Doktrin Kakak Kelas, Puluhan Pelajar di Kebumen Nekat Serang SMK Tetangga

    • calendar_month Sab, 9 Mei 2026
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.013
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran Polres Kebumen mengamankan 22 pelajar tingkat SMK yang diduga terlibat aksi perusakan di salah satu sekolah kejuruan di wilayah Kabupaten Kebumen. Insiden perusakan tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis malam 7 Mei 2026. Puluhan pelajar ini diringkus oleh personel gabungan saat sedang melakukan patroli rutin. Setelah diamankan, para siswa langsung digelandang ke […]

  • HUT ke-52 KORPRI, Bupati Bagikan Hadiah dan Beri Penghargaan untuk ASN Berprestasi

    HUT ke-52 KORPRI, Bupati Bagikan Hadiah dan Beri Penghargaan untuk ASN Berprestasi

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.510
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pada upacara peringatan HUT ke-52 KORPRI di halaman Pendopo Kabumian, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menekankan pentingnya integritas dalam diri Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurutnya, integritas menjadi modal penting bagi ASN dalam membangun daerah. Tanpa itu, pemerataan pembangunan akan sulit terwujud. Bupati juga bercerita pengalamannya saat awal-awal menjabat dengan banyak orang mengajukan titipan […]

  • Desa Bebas Korupsi

    Keterbukaan Informasi, Bangun Desa Bebas Korupsi

    • calendar_month Sel, 5 Jul 2022
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.580
    • 0Komentar

    Tujuan akhir dari transparansi anggaran dan keterbukaan informasi publik adalah membangun desa bebas korupsi. KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Forum Masyarakat Sipil (Formasi)  Kebumen menghadirkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Akhmad Misbakhul Hasan sebagai pemateri dalam Sekolah Desa dan Anggaran (Sadar) X. Dalam sekolah desa yang diikuti oleh para aparatur desa dan unsur […]

expand_less