Breaking News
light_mode
Beranda » News » Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

Pembebasan Retribusi bagi Nelayan sedang Diupayakan Bupati Kebumen

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Jum, 19 Jan 2024
  • visibility 1.012
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengupayakan agar para nelayan yang pendapatan tangkapan ikannya Rp0–Rp500.000 tidak dikenakan tarif retribusi. Kemudian Rp500.000–Rp1.000.000 dikenakan retribusi Rp30.000, lalu Rp1.000.000 ke atas kelipatannya hanya Rp2.500.

“Kemarin masyarakat (nelayan) ada yang menyampaikan keberatan yang penghasilannya Rp500.000 sampai Rp1.000.000 dikenakan tarif retribusi Rp30.000. Kalau penghasilan Rp1.000.000 ke atas tidak keberatan. Dengan adanya masukan tersebut, kita sedangkan mengupayakan untuk meniadakan retribusi tempat pelelangan ikan tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Jadi yang Terbesar dan Tertua di Kebumen, TPI Pedalen Ditarget Miliki Daya Tampung 400 Perahu

Pembebasan retribusi sesuai dengan amanat Undang-undang Cipta Kerja, yang mengharuskan peraturan di bawahnya seperti peraturan daerah bisa menyesuaikan dan tidak bertentangan dengan aturan di atasnya.

Dalam Perda Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, juga tidak boleh mengatur persentase retribusi dari tempat pelelangan ikan tersebut. Menurutnya, itu berbeda dengan Perda yang dulu di mana berapa pun hasil tangkapan ikan yang didapat para nelayan, harus dikenakan retribusi minimal 0,19 persen untuk pendapatan daerah.

“Misalkan ada yang dapat Rp200 ribu, Rp500 ribu, Rp700 ribu, Rp1 juta, itu dulu tetap kena retribusi. Kalau sekarang sudah nggak bisa dipukul rata,” ujar bupati dalam keterangannya, Kamis 18 Januari 2024.

Masih Akan Dikaji

Pembebasan retribusi masih akan dikaji dengan Dinas Lingkungan Hidup Kelautan dan Perikanan serta Bagian Hukum. Bupati juga berharap masukan dari masyarakat bisa diterima, di mana retribusi hanya dikenakan bagi nelayan yang nilai tangkapannya lebih dari Rp1.000.000. Sehingga pihaknya sedang mengkaji hal itu supaya tidak melanggar Perda yang mengaturnya.

“Tentunya saya selaku Bupati tidak bisa menabrak Perda, sehingga ini perlu dikaji dengan dinas terkait DLHKP dan Bagian Hukum serta dikomunikasikan ke provinsi, sehingga ada titik temu,” ucapnya.

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • ACE

    Kawan Lama Group Gelar Donor Darah di 72 Kota/Kabupaten, Salah Satunya di ACE Trio Mall Kebumen

    • calendar_month Sen, 10 Jun 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.464
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kawan Lama Group, identitas dari kelompok unit bisnis multisektor, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali melaksanakan aksi donor darah nasional. Salah satunya, donor darah dilaksanakan di ACE Hardware Trio Mall Jalan Sarbini 109 Bumirejo Kebumen, Minggu, 09 Juni 2024. Kegiatan juga dilaksanakan di lebih dari 130 lokasi lainnya di 72 […]

  • Edukasi dan Sosialisasi Keluarga Berencana: Pentingnya Kontrasepsi Mantap

    Edukasi dan Sosialisasi Keluarga Berencana: Pentingnya Kontrasepsi Mantap

    • calendar_month Sel, 26 Nov 2024
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 916
    • 0Komentar

    KONTRASEPSI mantap yang meliputi tubektomi pada wanita dan vasektomi pada pria, masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat Indonesia. Untuk itu penting edukasi berkelanjutan untuk mengubah stigma ini. “Kontrasepsi mantap adalah salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi keluarga. Namun, masih banyak orang yang belum memahami […]

  • Pekerja Teladan

    Karyawan Kecap Kentjana Raih Penghargaan Pekerja Teladan dari K-SPSI Kebumen

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 3.465
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Karyawan CV Srikandi Makmur Sejahtera atas nama Nur Khamid meraih penghargaan sebagai juara 1 Karyawan Teladan dari DPC Konvederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Kabupaten Kebumen. Penghargaan kepada karyawan perusahaan produsen Kecap Cap Kentjana itu diserahkan oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH dalam acara Serikat Pekerja Award 2021. Acara berlangsung bertepatan […]

  • Polres Kebumen Gelar Ujian Beladiri Polri (BDP) Periodik

    Polres Kebumen Gelar Ujian Beladiri Polri (BDP) Periodik

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 863
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Polres Kebumen menggelar ujian Beladiri Polri (BDP) periodik semester II tahun anggaran 2024 selama tiga hari, 31 Juli–2 Agustus 2024. Dibuka oleh Wakapolres Kebumen Kompol Muhammad Nurkholis di halaman Mapolres, ia membacakan amanat Kapolres Kebumen AKBP Recky, bahwa ujian BDP wajib diikuti oleh seluruh anggota dari pangkat Bripda hingga Iptu. Hal ini […]

  • Hak Suara

    Jalani Karantina Covid-19, Tetap Bisa Gunakan Hak Pilih

    • calendar_month Sel, 8 Des 2020
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.883
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz meminta kepada seluruh penyelenggara Pilkada dan masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya untuk mematuhi protokol kesehatan. Hal ini untuk mencegah penularan Covid-19 sehingga tidak akan terjadi klaster Pilkada di Kebumen. “Terkait pencoblosan, nanti juga akan disiapkan sarung tangan oleh panitia. Ini memang sesuatu yang baru karena kondisi […]

  • Ikut JKN, Yatno Bebas Biaya Operasi Mata Puluhan Juta

    Ikut JKN, Yatno Bebas Biaya Operasi Mata Puluhan Juta

    • calendar_month Sen, 1 Apr 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 1.175
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Ungkapan “Mata adalah Jendela Dunia” memang tepat, karena mata memiliki peran yang sangat penting dalam hidup kita. Kelainan atau gangguan penglihatan dapat menurunkan produktifitas dan dapat berpengaruh pada masa depan seseorang. Seperti yang dialami Supriyatno (43) warga Desa Kebulusan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Yatno sapaan akrabnya menceritakan awal mulanya ia terkena penyakit […]

expand_less