Pembangunan JLSS Ruas Tambakmuyo-Jladri Terkendala Tiang Listrik
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 27 Apr 2020
- visibility 13.636
- comment 0 komentar

Tiang listrik berada di tengah proyek JLSS. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
PURING (KebumenUpdate.com) – Proyek pembangunan Jalan Lintas Selatan-selatan (JLSS) atau Jalur Pantai Selatan (Pansela) ruas Tambakmulyo-Jladri di Kabupaten Kebumen terus dikebut. PT Karya Adi Kencana (KAK) selaku kontraktor secara maraton mengerjakan pembangunan ruas jalan sepanjang 4,5 kilometer dengan lebar 15 meter tersebut.
Dari pantauan di lapangan, Senin 27 April 2020 pengerjaan jalan di Tambakmulyo Kecamatam Puring hingga Pantai Suwuk sebagian besar sudah siap dilakukan pengaspalan. Kemudian di ruas jalur yang tidak menggunakan jalan eksisting, sedang dilakukan pembangunan pondasi dasar dan pengerukan.
Alat Berat Bekerja Keras Membedah Bukit

Alat berat membedah bukit. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Pasalnya jalan melalui sawah dengan lahan berair dan sebagian harus membedah gunung. Untuk di titik Desa Jladri Kecamatan Buayan, JLSS juga melalui jalur baru dengan membelah gunung batu sepanjang 300 meter. Tampak sejumlah alat berat bekerja keras untuk mengeruk bukit yang akan dijadikan jalan baru.
Selain itu, pekerjaan juga terkendala banyaknya tiang listrik milik PLN yang masih belum dipindahkan. Setidaknya terdapat 38 tiang listrik PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kebumen dan 14 tiang listrik milik PLN ULP Gombong.
Sejumlah Tiang Listrik Belum Dipindah

Jalan siap dilakukan pengaspalan. (Foto: Padmo-KebumenUpdate).
Adapun untuk tiang PLN Kebumen sudah dilakukan penanganan petugas. Sedangkan tiang listrik PLN ULP Gombong masih belum ada tanda-tanda pemindahan. Saat ini tiang masih berada di tengah jalan proyek JLSS.
“Kendala kami saat ini salah satunya masih adanya sejumlah tiang listrik yanga belum dipindah,” ujar Pimpinan PT Karya Adi Kencana (KAK) Khayub Muhammad Lutfi selaku pelaksana proyek tersebut.
Usai Lebaran Siap Dilakukan Pengaspalan

Pelebaran jalur di pertigaan Jladri. (Foto: Padmo-KebumenUpdate)
Khayub menambahkan, pihaknya menargetkan pada bulan puasa pihaknya telah menyelesaikan pengerjaan dasar sehingga jalan baru itu sudah bisa dilewati dan digunakan sebagai jalur alternatif jika terjadi kemacetan di jalan eksisting. Jika tiang listrik sudah dipindah oleh PLN, usai lebaran Idul Fitri pihaknya akan melaksanakan pengaspalan.
Melihat kondisi yang ada, imbuh Khayub, pihaknya optimistis akhir tahun pengerjaaan jalan akan sudah selesai.
“Meksipun kontrak kerja selama 568 hari, namun kami optimistis dalam setahun pekerjaan sudah bisa terselesaikan,” ujar Khayub. (ndo)








Saat ini belum ada komentar