Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Resto di Mirit Kebumen, Tiga Pengunjung Terluka
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 178
- comment 0 komentar

Aparat kepolisian mendatangi lokasi bangunan cafe yang ambruk. (Foto: Dok. Polres Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Hujan deras disertai angin kencang merobohkan bangunan lantai dua sebuah rumah makan di Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Senin 2 Maret 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Tiga pengunjung mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis setelah tertimpa material bangunan yang ambruk.
Peristiwa terjadi di sebuah warung makan yang berada di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), tepatnya di samping SPBU Tlogopragoto. Saat kejadian, sejumlah pengunjung sedang berkumpul untuk kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, rombongan pengunjung telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 16.30 WIB. Total terdapat sekitar 16 orang yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah itu, sebagian pengunjung memilih turun ke lantai satu untuk menghindari cuaca buruk. Namun, tiga orang lainnya masih berada di lantai dua saat bangunan tiba-tiba roboh.
“Saat kejadian tiga korban masih berada di lantai dua. Ketika bangunan roboh mereka tertimpa material,” ujar AKBP Putu, Selasa 3 Maret 2026.
Tiga Orang Pengunjung Terluka
Akibat kejadian tersebut, tiga pengunjung mengalami luka dengan kondisi berbeda. Yulaikha (38), warga Patukrejo, Kecamatan Bonorowo, mengalami cedera kepala dan dirujuk ke RS PKU Muhammadiyah Gombong. Korban lainnya, Witani Setyaningsih (47), warga Desa Sitibentar, Kecamatan Mirit, mengalami patah tangan kanan dan mendapatkan perawatan di RSUD dr Soedirman Kebumen.
Sementara itu, Nurlela (37), warga Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, mengalami luka pada bagian kepala dan wajah. Ia sempat menjalani perawatan di Puskesmas Mirit sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.
Pemilik warung makan, Sukirno (44), menjadi salah satu saksi dalam kejadian tersebut. Saksi lainnya, Sri Fajarwati (38), warga Desa Tlogopragoto, juga telah dimintai keterangan oleh petugas.
Setelah menerima laporan warga, Kapolsek Mirit Iptu Purwito bersama personel Polsek Mirit langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi, serta mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Menduga Kondisi Bangunan Sudah Rapuh
Bangunan rumah makan tersebut diketahui berdampingan dengan kandang ayam. Saat roboh, sebagian material bangunan juga menimpa gudang pakan ternak yang berada di sampingnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pihak kepolisian menyatakan peristiwa tersebut diduga dipicu oleh cuaca ekstrem yang disertai kondisi bangunan yang sudah rapuh.
Polres Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha atau bangunan publik, agar memastikan kondisi struktur bangunan tetap aman, terutama saat cuaca ekstrem.
“Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas,” tegas AKBP Putu.







Saat ini belum ada komentar