Hasil Efisiensi Perjalanan Dinas, Anggaran Jalan dan Jembatan Naik jadi Rp176 Miliar
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 3 Jan 2026
- visibility 903
- comment 0 komentar

Ilustrasi hasil efisiensi perjalanan dinas: anggaran jalan dan jembatan naik menjadi Rp176 miliar. (Foto: Gemini)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Pemerintah Kabupaten Kebumen secara resmi menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Penetapan ini disahkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 22 Desember 2025.
Langkah ini diambil setelah melalui proses evaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah dan telah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kebumen bersama DPRD untuk memastikan keselarasan dengan kebijakan nasional maupun provinsi.
Penurunan Dana Transfer Daerah
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Kebumen, Aden Andri Susilo, mengungkapkan adanya penyesuaian pada sektor Transfer Ke Daerah (TKD).
“TKD kita di Kabupaten Kebumen mengalami penurunan sekitar 6 persen atau berkurang sebesar Rp112,6 miliar dibandingkan tahun 2025. Penurunan paling signifikan terjadi pada Dana Desa yang mencapai angka Rp60 miliar,” ujar Aden saat memberikan keterangan, Sabtu 3 Januari 2026.
Rincian Struktur APBD 2026
Secara garis besar, komposisi APBD Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2026 terdiri dari:
- Pendapatan Daerah: Diproyeksikan sebesar Rp2,90 triliun, yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp583,5 miliar dan Pendapatan Transfer sebesar Rp2,32 triliun.
- Belanja Daerah: Dialokasikan total sebesar Rp2,99 triliun. Alokasi ini mencakup:
- Belanja Operasi: Rp2,06 triliun
- Belanja Modal: Rp293,5 miliar
- Belanja Transfer: Rp632,1 miliar
- Belanja Tidak Terduga (BTT): Rp2 miliar
- Pembiayaan: Penerimaan pembiayaan tercatat sebesar Rp94,6 miliar dengan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp8,1 miliar.
Komitmen Tata Kelola yang Baik
Penetapan APBD ini menjadi landasan hukum bagi Pemerintah Daerah untuk menjalankan berbagai program pembangunan sepanjang tahun 2026. Evaluasi ketat dari Pemerintah Provinsi dilakukan untuk menjamin kepatuhan regulasi serta menjaga keseimbangan fiskal daerah.
Pemerintah Kabupaten Kebumen menegaskan komitmennya untuk mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel. Fokus utama penggunaan anggaran ini tetap diarahkan pada pencapaian prioritas pembangunan, optimalisasi pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Kebumen.
Sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan penggunaan anggaran, pemerintah daerah berkomitmen melakukan efisiensi ketat pada pos belanja barang dan jasa.
Kebijakan ini menyasar pemangkasan biaya operasional seperti anggaran perjalanan dinas serta biaya makan dan minum rapat yang selama ini dinilai bisa ditekan.
Alokasi dana hasil efisiensi tersebut kemudian dialihkan sepenuhnya ke sektor belanja modal produktif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Fokus utama pengalihan ini adalah percepatan pembangunan infrastruktur, di mana anggaran untuk pembangunan jalan dan jembatan mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai angka Rp176 miliar.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus memacu pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyediaan sarana prasarana yang lebih berkualitas. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar