Gebyar Halalbihalal Tlogopragoto: Bupati Kebumen dan KH Anwar Zahid Sapa Ribuan Jemaah di Mirit
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026
- visibility 430
- comment 0 komentar

MIRIT (KebumenUpdate.com) – Masyarakat membanjiri halaman Masjid Al-Iman, Desa Tlogopragoto, Kecamatan Mirit, Selasa 14 April 2026, untuk mengikuti pengajian akbar dalam rangka Gebyar Halalbihalal yang menghadirkan penceramah kondang asal Bojonegoro, KH Anwar Zahid.
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran Staf Ahli Bupati, Forkopimcam Mirit, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta pengurus takmir masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kebumen. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi kinerja.
Selain aspek pelayanan, Bupati juga menyoroti pentingnya perlindungan anak. Ia mengajak seluruh warga untuk aktif menciptakan lingkungan yang aman bagi pertumbuhan anak-anak.
“Pemerintah terus berupaya menjadikan Kebumen sebagai Kabupaten Layak Anak melalui layanan UPT Perlindungan Perempuan dan Anak yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat,” ujar Bupati.
Di sisi pembangunan fisik, Bupati memaparkan sejumlah capaian infrastruktur di wilayah Mirit.
Setelah mengalokasikan anggaran untuk jalan Gentan–Mirit Petikusan dan Kabekelan–Lembupurwo pada 2025, tahun ini pemerintah daerah melanjutkan pembangunan jalan Sarwogadung–Bonorowo senilai Rp5 miliar, jalan Sarwogadung–Tlogopragoto sebesar Rp1 miliar, serta peningkatan jalan Sirnoboyo–Tlogopragoto dan pelebaran Jembatan Kalimati.
Sementara itu, KH Anwar Zahid dalam tausiyahnya mengingatkan agar umat Islam tidak terjebak pada euforia “balas dendam” pasca-Ramadan melalui makan berlebihan yang justru merugikan kesehatan.
KH Anwar Zahid menekankan bahwa Idulfitri sejati bukan sekadar tradisi, melainkan keberhasilan menjalankan laku papat yakni takbiran, zakat fitrah, salat Id, dan silaturahmi.
“Syukur-syukur dilanjutkan dengan puasa sunah Syawal,” sambungnya.
Ia juga berpesan agar jemaah senantiasa menjaga konsistensi ibadah dan perilaku baik di bulan-bulan selanjutnya, sebagaimana yang telah dilakukan selama bulan Ramadan. Makin Tahu Indonesia







Saat ini belum ada komentar