Gadis Penderita Kaki Gajah Ditangani Dokter Terbaik RST Slamet Riyadi, Begini Kondisinya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 30 Nov 2021
- visibility 2.536
- comment 0 komentar

Fecillia Maydiana Putri foto bersama awak media dan Komandan Denkes Wilayah Soloraya Letkol CKM dr Oedjang Setijawan MSi MEd SpB memberi semangat di RST Slamet Riyadi. (Foto: Padmo)
SOLO (KebumenUpdate.com) – Kondisi Fecillia Maydiana Putri (19), gadis yang menderita penyakit kaki gajah (filariasis) semakin membaik setelah mendapatkan penanganan secara terpadu oleh tim medis Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi Solo.
Gadis remaja asal Kampung Keposan, Kelurahan/Kecamatan Kebumen itu tampak ceria saat sejumlah awak media asal Kebumen menengok Fecillia di rumah sakit tersebut Selasa 30 Nopember 2021.
Sebelumnya, Putri dirujuk ke RST Slamet Riyadi Surakarta inisiasi komunitas Sedulur Kebumen yang diprakarsai sesepuh Sugeng Budiawan dan Ketua Ikatan Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) Walet Emas Mayjen TNI (Purn) Ibnu Darmawan dan Forkopimda Kebumen, Selasa 9 Nopember 2021.
Baca Juga: Gadis Penderita Kaki Gajah Dirujuk ke RST Surakarta, Sedulur Kebumen Bantu Rp 15,5 Juta
Fecillia Maydiana Putri mendapatkan penanganan tim dokter spesialis terbaik rumah sakit TNI Angkatan Darat tersebut. Salah satunya dokter bedah yakni Komandan Denkes Wilayah Soloraya Letkol CKM dr Oedjang Setijawan MSi MEd SpB yang merupakan putra asli Gombong, Kebumen.
“Saat ini kami sudah melakukan operasi reduksi pada kaki kanan untuk mengurangi massa. Pasca operasi keadaan umum baik stabil, rencanan akan dilaksanakan operasi yang kedua. Setelah itu dilakukan secara simultan dan komprehensif,” ujar Letkol CKM dr Oedjang Setijawan MSi MEd SpB yang sebelumnya memimpin RST Slamet Riyadi periode 2018-2020.
Semakin Membaik

Komandan Denkes Wilayah Soloraya Letkol CKM dr Oedjang Setijawan MSi MEd SpB memberi semangat Fecillia Maydiana Putri (19) yang dirawat di RST Slamet Riyadi Solo, Selasa (30/11).
Pihaknya berharap, pasien dalam kondisi yang semakin baik dan kembali pulang ke rumah dalam kondisi yang jauh lebih baik. Tim dokter terus melakukan tindak lanjut dengan terapi. Pihaknya merencanakan masih akan melakukan dua kali operasi lagi.
Adapun waktu yang dibutuhkan selama dua minggu. Dalam penanganan tersebut, pasien tidak dipungut biaya alias gratis.
“Memang penanganan dilakukan secara bertahap,” ujar dr Oedjang yang terus memberikan motivasi kepada putri agar tetap semangat.
Sebelumnya, para donatur Sedulur Kebumen menggalang donasi yang terkumpul Rp 15,5 juta dari para dermawan. Bantuan diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Hj Ristawati Purwaningsih SST MM untuk biaya operasional selama pasien dirawat di RST Slamet Riyadi Solo.
Sementara itu, Fecillia Maydiana Putri mengaku memiliki harapan baru setelah mendapatkan penanganan dari RST Slamet Riyadi Solo. Dia menyampaikan terima kasih kepada tim dokter dan pada dermawan dari Sedulur Kebumen yang telah membantu proses pengobatannya.
“Terima kasih, semoga kondisi saya semakin baik,” ujarnya. (smn)








Saat ini belum ada komentar