Desa Wonosari Tiga Besar Penilaian PPEP Tingkat Jateng
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 5 Des 2022
- visibility 3.250
- comment 0 komentar

Anggota Kelompok PPEP Stinggil Desa Wonosari, Kecamatan Sadang foto bersama Ketua TP PKK Kebumen Hj Iin Windarti dan Kepala DP3AP2KB Jateng Dra Retno Sudewi. (Foto: Padmo)
Adapun kriteria penilaian antara lain, bagaimana keterlibatan masyarakat, kemudian inovasi, kreatifitas dan kerjasama dengan OPD terkait, dan bagaimana kebermanfaatan terhadap masyarakat setempat.
“Kalau kita lihat, kenapa Kebumen bisa masuk tiga besar, banyak yang mendukung. Kewirausahaan, PKK, komunitas, organisasi perempauan lain. Banyak yang nyengkuyung agar perempuan menjadi berdaya,” ujarnya.
Kelompok PPEP Stinggil Banjir Permintaan
Selain PPEP, program pemberdayaan perempuan yang dilakukan oleh DP3AP2KB Jateng meliputi partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan. Selain melek ekonomi, perempuan juga didorong untuk melek hukum, melek media, dan bisa sejajar dengan laki-laki.
Ketua Kelompok PPEP Stinggil Desa Wonosari Dian Anggraini mengatakan bahwa pihaknya mengolah bahan baku berupa ubi jalar dan pisang yang tersedia di desanya menjadi olahan lokal bernilai jual tinggi. Adapun jenis makanan olahan yang mereka produksi berupa dodol ubi, brownis pisang berbagai varian, kemudian kering ubi beraneka rasa.
“Dari mengikuti pelatihan kami terus mengembangkan sampai saat ini. Alhamdulillah, banyak order yang masuk via online maupun offline,” ujarnya seraya menyebutkan pihaknya juga sudah mengantongi perijinan seperti Nomor Induk Berusha (NIB) dan sertifikat izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Menurut Dian, pelatihan peningkatan produktivitas ekonomi perempuan berdampak positif bagi para perempuan di Desa Wonosari. Para ibu-ibu saat ini memiliki kesibukan yang lebih produktif untuk meningkatkan perekonomian.
“Sekarang ini kami kewalahan karena banyak permintaan,” ujarnya.








Saat ini belum ada komentar