Breaking News
light_mode
Beranda » News » Dapur MBG di Kebumen Siap Serap Produk Lokal, Anggaran Bahan Baku Capai Rp1,4 Triliun di 2026

Dapur MBG di Kebumen Siap Serap Produk Lokal, Anggaran Bahan Baku Capai Rp1,4 Triliun di 2026

  • account_circle Hari Satria
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • visibility 2.430
  • comment 0 komentar

KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kebumen, Senin 12 Januari 2026.

Kunjungan ini menandai peluncuran program inovatif “Makan Bergizi Gratis (MBG) Nglarisi Pasar dan Petani Kebumen” oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani serta peresmian Studio Live Shop di Pasar Tumenggungan.

Bupati Lilis Nuryani mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat peninjauan SPPG di Jalan Ahmad Yani. (Foto: Hari)

Adapun program ini dirancang untuk memastikan komoditas pertanian lokal Kebumen terserap maksimal guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

Dalam acara tersebut, juga dilakukan penandatanganan prasasti Studio Online Shop Pasar sebagai simbol modernisasi pasar tradisional agar mampu bersaing di era digital.

Integrasi Program SELARAS

Bupati Lilis Nuryani menjelaskan bahwa program ini berawal dari keluhan pedagang mengenai sepinya pasar tradisional akibat persaingan belanja daring dan pedagang keliling.

Melalui program SELARAS (Sengkuyung Nglarisi Pasar), pemerintah mendorong dapur MBG untuk memprioritaskan belanja bahan pangan dari pasar rakyat dan petani setempat.

“Kami mendorong yayasan/dapur MBG mengutamakan sayur dan buah lokal seperti kacang panjang, terong, mentimun, semangka, dan kelengkeng. Meski topografi Kebumen belum memungkinkan untuk produksi brokoli atau wortel, kehadiran MBG diharapkan membuat pasar kembali ramai dan petani lebih semangat bertani,” ujar Bupati Lilis.

Potensi Ekonomi Fantastis

Kepala BGN  Dadan Hindayana mengungkapkan bahwa Kebumen termasuk wilayah tercepat dalam persiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari target 190 SPPG, sebanyak 142 unit telah beroperasi dan 48 unit sedang dibangun.

“Satu SPPG mengelola dana Rp10-11 miliar per tahun. Dengan hampir 200 SPPG, dana BGN yang berputar di Kebumen pada 2026 mencapai hampir Rp2 triliun. Jika 70% atau sekitar Rp1,4 triliun digunakan untuk bahan baku, maka ekonomi lokal pasti akan bergerak luar biasa,” tegas Dadan.

Ia mengilustrasikan, kebutuhan satu dapur untuk 3.000 porsi membutuhkan 3.000 butir telur dan 15 tandan pisang sekali masak.

“Secara nasional, perputaran uang MBG mencapai Rp855 miliar per hari. Potensi ini harus dimanfaatkan untuk menghidupkan ekonomi lokal melalui koordinasi dengan koperasi, UMKM, dan Bumdes,” tambahnya.

Dampak Nyata bagi Petani dan Pedagang

Dampak positif mulai dirasakan pelaku usaha. Susi, pedagang sayur di Pasar Tumenggungan, mengaku omzetnya dari menyuplai satu yayasan saja bisa mencapai Rp7 juta per minggu.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Tani Mulyo, Moch. Imam Mursyid, menyebut omzet petani naik hingga 20% karena kini bisa memasok langsung ke SPPG tanpa melalui banyak perantara.

“Dulu sayuran lokal sering tidak laku atau harganya jatuh. Sekarang dengan adanya MBG, harga stabil dan kami mendapatkan untung yang layak untuk biaya produksi,” kata Imam.

Data Komoditas Pertanian

Kepala Disperindag KUKM, Haryono Wahyudi, mengapresiasi program ini karena ternyata 80% bahan baku MBG di Kebumen sudah disuplai dari lokal.

Adapun komoditas yang sudah dibudidayakan di Kebumen meliputi jagung manis, kangkung, kacang panjang, selada hidroponik, caisim, cabai, terong, timun, tomat, labu siam, buncis, kelengkeng, jambu kristal, dan pisang.

Lebih lanjut, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen ke depan akan memprioritaskan pengembangan labu siam, buncis, selada, kelengkeng, dan pisang cavendish.

Peninjauan Lapangan dan Gerakan Pangan Murah

Selain di pasar, rombongan meninjau pemberian MBG bagi pelajar di SMPN 5 Kebumen untuk memastikan kualitas gizi sesuai standar nasional.

Tak hanya itu, di Gedung PLUT Kebumen juga digelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang menyediakan 200 paket sembako seharga Rp50.000 bagi warga sekitar. Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan SPPG di Jalan Ahmad Yani.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alaudien Reza Mardhika, mantan Bupati Kebumen H. Mohammad Yahya Fuad, serta pimpinan OPD. Makin Tahu Indonesia 

Update konten berita lainnya dari Kebumen Update di Google News

Penulis

Suka menulis, membaca dan berpetualang.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barang Bukti 6,07 Gram Sabu dan 9 Tersangka Diamankan Sat Resnarkoba dalam Operasi Bersinar

    Barang Bukti 6,07 Gram Sabu dan 9 Tersangka Diamankan Sat Resnarkoba dalam Operasi Bersinar

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle Hari Satria
    • visibility 748
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Barang bukti berupa sabu seberat 6,07 gram diamankan Sat Resnarkoba Polres Kebumen dari Operasi Bersinar yang berlangsung sejak 4–24 Mei 2024. Termasuk pipet kaca, korek gas, handphone android, serta empat sepeda motor yang digunakan untuk operasional tersangka yang berjumlah 9 orang inisial JM, PRS, BW, SW, AN, TP, GR, RH dan BS. […]

  • Gelar Pelatihan Jurnalistik, Kepala SMAN 1 Pejagoan Sampaikan Pesan Inspiratif

    Gelar Pelatihan Jurnalistik, Kepala SMAN 1 Pejagoan Sampaikan Pesan Inspiratif

    • calendar_month Sen, 13 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.181
    • 0Komentar

    PEJAGOAN (KebumenUpdate.com) – SMA Negeri 1 Pejagoan menjadi lembaga pendidikan ke-3 yang dikunjungi oleh PWI Kebumen dalam rangka pelatihan jurnalistik bertajuk PWI Kebumen Goes to School, Senin 13 Februari 2023. Kepala SMA Negeri 1 Pejagoan, Erna Umu Nurlaela SPd MEng dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya pelatihan ini sebagai langkah awal bagi peserta didiknya untuk […]

  • Raden Fatah

    UIN Raden Fatah Tindaklanjuti Kerjasama dengan Pemkab Kebumen

    • calendar_month Sel, 7 Sep 2021
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.075
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Jajaran civitas akademik Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, Palembang akan menindaklanjuti kerjasama dengan Pemkab Kebumen. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menerima audensi rombongan UIN Raden Fatah di Rumdin Bupati, Selasa 7 September 2021. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FISIP UIN Raden Fatah Dr Kun Budianto senang bisa kembali menjalin […]

  • Makanan Segar

    Makanan Sehat yang Cocok Dikonsumsi Saat Cuaca Panas

    • calendar_month Rab, 11 Jun 2025
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 1.978
    • 0Komentar

    Rekomendasi Makanan dan Minuman Segar untuk Menjaga Hidrasi dan Imun CUACA panas bisa memengaruhi selera makan dan kondisi tubuh. Saat suhu meningkat, tubuh kehilangan cairan lebih cepat lewat keringat, dan sistem kekebalan bisa melemah jika kita tidak menjaga asupan gizi. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Provinsi Bengkulu pafiprovinsibengkulu.org dan  PAFI Sabangmarauke pafisabangmarauke.org memberikan tips untuk […]

  • Partai Gerindra Kebumen

    Kader Partai Gerindra Kebumen Bakal Gugat Ketua DPC, Ini Alasannya

    • calendar_month Jum, 5 Mei 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 2.162
    • 0Komentar

    KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Dinamika yang terjadi di internal Partai Gerindra Kebumen mulai merambah ke ranah hukum. Bagaimana tidak, sejumlah kader Partai Gerindra Kebumen bakal menggugat secara perdata kepada Solatun selaku Ketua DPC Partai Gerindra Kebumen. Gugatan tersebut terkait adanya dugaan pencatutan nama kader masuk dalam kepengurusan struktral DPC Gerindra Kebumen yang baru tanpa ada konfirmasi […]

  • Geopark Kebumen: Masihkah Relevan, Masihkah Signifikan?

    Geopark Kebumen: Masihkah Relevan, Masihkah Signifikan?

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Kebumen Update
    • visibility 4.809
    • 0Komentar

    Oleh: Sigit Tri Prabowo PADA awal era 2000-an, sebuah lembaga sosial dunia melakukan swatelaah (self-assesment) atas peran dan arti keberadaan mereka di tengah masyarakat dunia. Mereka menjaring masukan dari banyak pihak, sejauh mana kehadiran mereka masih memiliki arti penting, signifikansi bagi masyarakat maupun bagi anggota lembaga tersebut. Mereka juga coba bercermin apakah semua sikap, kebijakan […]

expand_less