Bupati Sebut Penataan Koridor Jalan Satu Arah Butuh Biaya Besar, Ini Alasannya
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sen, 4 Apr 2022
- visibility 1.095
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menyampaikan sambutan saat Tarkhim di Desa Kutosari. (Foto: Dok. Pemkab Kebumen)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Tahun ini Pemkab Kebumen akan mulai melakukan penataan pengembangan koridor jalan satu arah. Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH mengakui bahwa penataan jalan ini diakui butuhkan biaya yang tidak sedikit.
Menurut Bupati, penataan jalan satu arah masuk dalam pengembangan kawasan perkotaan. Program ini membutuhkan biaya tidak sedikit karena pemerintah harus membuat drainase dengan pengerukan jalan, kemudian perbaikan aspal, serta lampu jalan.
“Sebenarnya itu merupakan penataan kota yang sudah ada sebelumnya. Jadi bukan untuk buat jalannya saja. Tapi di situ pembuatan drainase, ada pengerukan, trotoar, kemudian pengaspalan, dan lampu,” ujar Bupati Arif Sugiyanto usai salat Tarawih bersama di Masjid At Taqwa, Desa Karangsari, Kebumen Minggu 3 Maret 2022.
Baca Juga: DPUPR Kebumen Anggarkan Rp 12 Miliar untuk Lanjutkan Penataan Koridor Jalan Pasuma
Penataan koridor jalan satu arah disebut memang membutuhkan biaya miliaran rupiah. Wilayah jalan satu arah nantinya akan dikembangkan agar lebih hidup lagi setelah penataan selesai.
“Namanya pengembangan memang butuh dana yang besar, karena nanti akan kita hadirkan pedagang di situ, kita buat car free day di situ. Pembuatan drainase di wilayah kota tahun ini sudah akan dimulai,” jelasnya.
Buat Drainase
Pekerjaan akan segera dilakukan karena saat musim hujan tiba di kota Kebumen masih banyak terjadi genangan air. Untuk itu perlu segera pembuatan drainase agar aliran air lancar.
“Di Tugu Lawet saja kalau hujan bisa buat kolam lele. Wilayah kota memang perlu secepatnya dibuat drainase,” jelasnya.
Adapun untuk jalan-jalan rusak lain di beberapa wilayah Kebumen, Bupati menyatakan pembangunan dilakukan secara bertahap, lantaran keterbatasan anggaran. Namun, tahun ini beberapa ruas jalan yang rusak akan segera dibangun.
“Pembangunan tiap tahun terus berjalan, dan ini sudah masuk proses lelang. Kita juga ingin secepatnya dibangun dengan mengedepankan sekala prioritas,” tuturnya.
Pada bulan Ramadan ini, Bupati kembali melakukan salat tarawih dan silaturahmi bersama dengan warga masyarakat di desa-desa. Selain untuk serap aspirasi, pada kesempatan itu juga dibagikan 100 paket sembako untuk masyarakat.








Saat ini belum ada komentar