Bupati Kebumen Dorong Kemajuan Pesantren
- account_circle Kebumen Update
- calendar_month Sel, 2 Nov 2021
- visibility 2.346
- comment 0 komentar

Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto foto bersama dengan para santri. (Foto: Istimewa)
Bupati menyampaikan bahwa pihaknya telah meluncurkan program Sibusah dan Sibasuh. Sibusah atau Santri Kebumen Sehat dan Berkah merupakan program untuk mewujudkan santri di Kebumen menjadi sehat dan berkah. Sedangkan Sibasuh yaitu Program Bapak Asuh. Untuk sasarannya adalah santri pondok pesantren yang kurang mampu.
“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kami terhadap pesantren dan santri. Karna apa, peran ulama dan santri sangat penting untuk kemajuan daerah, terutama dalam hal pendidikan karakter bangsa,” ujar Bupati Arif Sugiyanto.
Penyelenggaraan Pesantren

Ketua RMI Kebumen Kiai Fahrudin menyerahkan plakat kepada Bupati dan Wakil Bupati. (Foto: Istimewa)
Lebih lanjut Bupati mengungkapkan sejak di bawah kepempinan Presiden Joko Widodo secara tidak langsung para santri telah banyak mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Presiden resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren pada 2 September 2021.
Perpres itu mengatur dana abadi pesantren. Hal itu menjadi tanda baik untuk kemajuan pesantren ke depan. Untuk itu, sebagai kepala daerah, Arif siap menselaraskan program tersebut dengan program Pemkab Kebumen.
“Intinya kita siap mandorong kemajuan pesantren,” jelasnya.
Baca Juga: 34 Tim Futsal Pondok Pesantren Berlaga di Liga Santri Kebumen
Bupati mengharapkan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW bisa menjadi wahana untuk menambah mahabbah kepada Rasulullah, termasuk juga tholabul ‘ilmi. Santri harus bisa melakukan transformasi untuk memainkan peran historis dan strategis dalam pembangunan dan kemajuan pada masa depan.
Pesantren merupakan sebuah institusi pendidikan yang bertujuan membentuk santri yang mampu berkiprah di masyarakat.
“Termasuk juga berkiprah dalam arti mempunyai kontribusi dalam kehidupan bermasyarakat,” imbuhnya.
Momentum hari santri Bupati meminta agar ditransformasikan menjadi gerakan penguatan paham kebangsaan yang bersintesis dengan keagamaan. Spirit nasionalisme bagian dari iman perlu terus digelorakan di tengah arus ideologi fundamentalisme agama yang mempertentangkan islam dan nasionalisme.
“Hari ini santri juga hidup di tengah dunia digital yang tidak bisa dihindari. Internet adalah bingkisan kecil dari kemajuan nalar yang menghubungkan manusia sejagat dalam dunia maya. Tentu punya aspek manfaat dan mudharat yang sama-sama besar,” tambahnya.








Saat ini belum ada komentar