BPJS Kesehatan Beri Penghargaan, RS PKU Muhammadiyah Gombong Hapus Antrean Panjang dengan Sistem Online
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- visibility 347
- comment 0 komentar

RS PKU Muhammadiyah Gombong menerima penghargaan Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan. (Foto: Dok BPJS Kesehatan)
KEBUMEN (KebumenUpdate.com) – Komitmen BPJS Kesehatan dalam mempercepat dan mempermudah layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus diwujudkan melalui akselerasi transformasi digital.
Puncak dari upaya ini terlihat saat Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, menyambangi RS PKU Muhammadiyah Gombong, Senin 8 Desember 2025.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan pentingnya implementasi teknologi dalam mendukung pelayanan prima.
Dalam kesempatan istimewa tersebut, RS PKU Muhammadiyah Gombong menerima Penghargaan Transformasi Digital dari BPJS Kesehatan.
Apresiasi ini diberikan karena rumah sakit tersebut terbukti berhasil mengintegrasikan sistem digital secara menyeluruh dalam operasionalnya.
Capaian tersebut meliputi integrasi sistem antrean online, integrasi sistem klaim, penerapan Electronic Surat Eligibilitas Peserta (E-SEP), penggunaan finger print dan FRISTA, serta implementasi bridging farmasi.
Seluruh penerapan digital ini menjadi bukti komitmen rumah sakit dalam memodernisasi layanan sehingga mempermudah akses dan mempercepat proses pelayanan bagi pasien.
Digitalisasi Sebagai Fondasi Layanan Modern
Edwin Aristiawan menjelaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan fondasi utama BPJS Kesehatan untuk mewujudkan layanan kesehatan yang cepat, mudah, dan setara di seluruh Indonesia.
“Digitalisasi adalah kunci menjawab tantangan layanan kesehatan di era modern. Ini adalah perubahan pola pikir pelayanan agar lebih responsif dan akurat,” tegas Edwin.
Menurutnya, peserta JKN kini merasakan manfaat langsung dari inovasi ini, terutama melalui fitur antrean online yang berhasil meminimalkan antrean fisik dan mempersingkat waktu tunggu.
Akses Mobile JKN pun kini menjadi gerbang kemudahan bagi peserta, mulai dari administrasi kepesertaan hingga pemantauan nomor antrean secara real time.
“Inovasi ini menghemat waktu berharga peserta dan meningkatkan kepastian serta kenyamanan saat berobat di fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Ajakan Sinergi untuk Keberlanjutan
Keberhasilan digitalisasi tidak mungkin dicapai tanpa kolaborasi kuat. Edwin Aristiawan menggarisbawahi pentingnya sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan untuk memastikan implementasi teknologi berjalan optimal dan berkelanjutan.
Ia berharap, keberhasilan RS PKU Muhammadiyah Gombong menjadi contoh inspiratif bagi fasilitas kesehatan lain.
Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gombong, Desatya Rossa Amygha, menyatakan bahwa penghargaan ini adalah pemacu semangat.
Pihak rumah sakit terus berupaya mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan penuh sistem antrean online dan layanan digital lainnya.
“Kami mengajak seluruh pasien JKN untuk menggunakan layanan digital seperti antrean online dan fitur di aplikasi Mobile JKN. Komitmen kami adalah memberikan kemudahan akses, pelayanan yang tertib, cepat, dan nyaman,” tutup Desatya, menegaskan komitmen untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan BPJS Kesehatan. Makin Tahu Indonesia








Saat ini belum ada komentar