BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Ubah Mindset Bukan Mencari Ikan, Tapi Datang Menangkap Ikan
- account_circle Hari Satria
- calendar_month Sab, 26 Agu 2023
- visibility 2.066
- comment 0 komentar

Pemukulan gong oleh anggota Komisi V DPR RI Lasmi Indaryani sebagai tanda dibukanya Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Kebumen. (Foto: Hari)
Dengan kondisi iklim dan cuaca yang saat ini tidak menentu ditambah adanya fenomena El Nino, pihak BMKG juga menyampaikan bahwa kearifan lokal yang selama ini dijadikan pedoman oleh nelayan, tidak serta merta dapat menjadi acuan. Sehingga sinergi antara kearifan lokal nelayan dan ilmu pengetahuan dari BMKG dapat menjadi terobosan yang efektif dan efisien.
Sementara itu Kepala Dinas LHKP Kebumen Asep Nurdiana ketika membacakan sambutan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan SLCN 2023 di Kebumen.
Baca juga: Hari Bakti Nelayan, Komisi IV DPR RI Bersama KKP Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Nelayan Kebumen

Penyerahan plakat dari BMKG untuk Kepala Dinas LHKP Kebumen Asep Nurdiana. (Foto: Hari)
“Melalui SLCN, wawasan, ilmu pengetahuan, dan kapasitas para nelayan di Kebumen bertambah. Tentunya dalam rangka menciptakan kedaulatan pangan di sektor perikanan, yang termasuk dalam visi Indonesia emas 2045,” kata Asep Nurdiana saat membacakan sambutan bupati.
Menurutnya, bagi nelayan yang memiliki ilmu titen pranoto mongso, sudah waktunya mengikuti perkembangan zaman atau adaptif. Hal ini kaitannya dengan memanfaatkan teknologi dalam aktifitas sehari-hari.
“Tanpa pengetahuan yang baik tentang cuaca, akan berdampak pada hasil tangkapan dan keselamatan nelayan itu sendiri. Tentunya kegiatan SLCN akan memberikan pemahaman tentang cuaca untuk mendukung aktifitas nelayan. Salah satu upaya penting mewujudkan kedaulatan pangan,” pungkasnya.







Saat ini belum ada komentar